Butuh panggilan darurat medis dan non-medis? Call PSC kabupaten Tulungagung di 0355-320119 atau gunakan aplikasi PSC 119 Kabupaten Tulungagung, download di sini

Anda Mengalami Gangguan Seksualitas dan Masalah Kesuburan?  Nih, Simak Penjelasan dr.Cinta dan dr. Irfan

Anda Mengalami Gangguan Seksualitas dan Masalah Kesuburan? Nih, Simak Penjelasan dr.Cinta dan dr. Irfan

PADA masa pandemi COVID-19 yang telah berlangsung satu tahun lebih ini membuat kebingungan dalam segala hal. Misalnya mengenai pelaksanaan pernikahan, memiliki anak, liburan dan lain sebagainya.

Kebingungan sepertinya dialami pasangan yang berencana memiliki anak. Mereka bingung apakah harus menunda kehamilan, kemudian dengan menunda kehamilan apakah berdampak terhadap kesuburan. Terlebih lagi tidak ada prediksi yang akurat mengenai kapan pandemi ini akan berakhir.

Dalam menyikapi kasus ini, PKRS (Promosi Kesehatan Rumah Sakit) RSUD dr. Iskak menggelar talkshow dengan tema “Konsultasi Premarietal dan Seksualitas serta Masalah Kesuburan di Era Pandemi COVID-19″, bersama dua narasumber sekaligus, yakni Dokter Spesialis Andrologi dr. Cinta Ayu Abutari, Sp. And  dan Dokter Spesialis Obgyn dr. Irfan Baihaqi, Sp. OG.

Dr. Irfan Baihaqi, Sp. OG mengatakan, di masa pandemi ini membikin ketakutan di antara pasangan. Mulai dari calon pasangan yang hendak melaksanakan pernikahan, mereka bingung menikah pada awal pandemi.

Pasangan yang sudah menikah cemas saat berhubungan seksual, karena takut hamil di masa pandemi.

”Saya pernah mendengar kabar pasangan takut hamil di masa pandemi, karena sejumlah alasan, seperti kurangnya ekonomi atau takut ke rumah sakit dan lainnya,” kata dia.

Di sisi lain, gangguan kesuburan bisa terjadi di masa pandemi. Masalah kesuburan ini tidak hanya dialami perempuan, namun juga dari si laki-laki.

”Persentase masalah kesuburan ini diperkirakan 40 persen dari perempuan, 40 persen dari laki-laki, 20 persen dari lain-lain,” terang dokter Irfan.

Dokter Irfan menjelaskan, seiring bertambahnya usia, tingkat kesuburan pasangan akan menurun. Jika usia si perempuan sudah 35 ke atas, ia hendak menunda untuk punya anak, maka peluang untuk hamil bisa berkurang.

Berdasarkan informasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), usia subur wanita saat berusia 14-49 tahun. Biasanya, puncak kesuburan wanita dan sel telur yang berkualitas pada usia 20-30 tahun. Lalu, masa penurunan jumlah sel telur terjadi pada usia 32 – 37 tahun.

Nah, masalah seksualitas dan infertilitas atau kesuburan ini perlu dicari penyebabnya serta ditangani oleh ahlinya.

RSUD dr. Iskak memberikan pelayanan untuk gangguan reproduksi untuk pria di Klinik Andrologi di Poli Eksekutif, sedangkan bagi perempuan bisa di Poli Kandungan.

Berikutnya, Dokter Spesialis Andrologi dr. Cinta Ayu Abutari, Sp. And mengatakan, masyarakat masih menganggap tabu untuk memeriksakan gangguan seksual.

Mereka cenderung malu, misalnya laki-laki yang mengalami ejakulasi dini tidak ingin memeriksakan ke dokter atau rumah sakit.

Dokter Cinta mengatakan dengan promosi yang gencar mengenai konsultasi gangguan seksual secara terus-menerus kepada masyarakat, diharapkan setiap pasangan yang ingin konsultasi tidak takut dan malu lagi.

Selanjutnya, dr. Cinta menjelaskan sejumlah gangguan seksual yang dialami pria sebagai berikut; ejakulasi dini, disfungsi ereksi, tidak mampu ejakulasi, tidak mampu organsme dan lainnya.

”Untuk menimbulkan ereksi yang maksimal perlu perangsangan optimal, harus ada komunikasi antarpasangan untuk fantasi seksual,” terangnya.

Dokter Cinta mengatakan, ereksi ini mempunyai skala atau level. Saat level satu yakni penis pria seolah-olah kayak tahu, level dua seperti pisang matang tanpa ulit, level tiga menyerupai pisang matang dengan kulit, lalu level keempat seolah-olah seperti timun yang mentah.

Pria yang mengalami ejakulasi dini biasanya setelah penetrasi dengan durasi dua menit, yakni sudah ejakulasi.

”Masalah ini harus digali penyebabnya, sehingga bisa menjalani terapi atau latihan yang sesuai, serta perbaikan pola hidup yang sehat,” paparnya.

Selain masalah ejakulasi dini, di Poli Andrologi juga memberikan pelayanan masalah disfungsi ereksi.

Dokter Cinta mengatakan pria tersebut diperkirakan mempunyai riwayat hipertensi dan diabetes, gangguan hormon pada usia 40 tahun lebih, gangguan psikologis seperti tidak percaya diri, cemas dan stress.

Sementara itu, Kasi Informasi dan Pemasaran RSUD dr. Iskak Tulungagung Mochamad Rifai, S Kep, Ners. MH.Kes mengatakan, rencana jangka panjang rumah sakit untuk memberikan pelayanan yang baru, misalnya rencana memiliki poli infertilitas yang bisa memberikan konsultasi dan penanganan masalah seksualitas pria dan perempuan. Untuk saat ini, RSUD dr. Iskak telah melayani masalah reproduksi pria dan perempuan di poli eksekutif, yakni di Poli Andrologi pada pukul 09.00 WIB sampai 11.00 WIB pada hari Senin- Jumat, begitu juga Poli Kandungan dengan jadwal yang sama. (PKRS/MAS)

Alamat

Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kedung Taman, Kedungwaru, Kec. Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur 66223

Telp. (0355) 320119