Apa itu Long-COVID-19, dan Bagaimana Mengatasinya?

Apa itu Long-COVID-19, dan Bagaimana Mengatasinya?

MESKIPUN telah dinyatakan negative atau sembuh dari COVID-19, tak sedikit dari para penyintas ini masih merasakan keluhan. Rata-rata para penyintas akan mengalami keluhan 2-4 minggu pasca sembuh.

Namun tak sedikit yang merasakan keluhan hingga berbulan-bulan.

Gejala yang dialami pun beragam, mulai dari mudah lelah, hingga sesak nafas.

“Gejala semacam ini disebut dengan istilah post-COVID-19 syndrome atau orang lebih sering menyebutnya dengan long-COVID-19,” jelas Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi RSUD dr Iskak, dr Wahyu Sita Wardani Sp.KFR.

Sita mengatakan, gejala yang dialami oleh para penyintas ini merupakan gejala ‘sisa’ yang dapat dialami dalam jangka panjang.

Namun hal tersebut tidak perlu dicemaskan. Karena seiring berjalannya waktu dan terapi fisik yang disertai dengan gaya hidup sehat, gejala ‘sisa’ tersebut akan hilang.

Tahap pertama yang harus dilakukan oleh penyintas jika mengalami long-COVID-19 adalah menghilangkan rasa cemas. Karena jika tidak, akan berpengaruh pada kinerja tubuh saat mengikuti masa latihan atau terapi.

“Jika pasien atau penyintas COVID-19 ini masih merasa cepat akan berpengaruh pada fisik. Seperti nadi cepat, nafas sesak dan pendek-pendek, bahkan tensi tinggi,” terangnya.

Jika rasa cemas sudah dikontrol, langkah selanjutnya yang dapat dilakukan yakni pengaturan aktivitas. Ini dapat menggunakan prinsip start low, go slow. Artinya mulai aktivitas secara perlahan-lahan dan bertahap.

“Semisal dari pasien yang dirawat hanya berbaring saja, bisa dimulai dengan latihan duduk tegak. Jangan langsung dipaksa berdiri apalagi berjalan. Untuk itu kita harus benar-benar paham kondisi tubuh,”urainya.

Pengaturan aktivitas secara bertahap ini juga memiliki fungsi agar otot-otot pada tubuh merasa rileks. Sehingga tubuh tidak kaget untuk diajak beraktivitas. Ini akan lebih bagus jika diimbangi dengan latihan pernafasan.

“Karena latihan pernafasan akan membuat oksigen yang masuk ke dalam tubuh lebih maksimal. Sehingga tubuh lebih siap untuk beraktivitas,” imbuh Sita.

Terakhir, imbangi terapi dengan gaya hidup sehat. Yakni dengan mengkonsumsi makanan empat sehat lima sempurna. Ini juga dapat disertai dengan vitamin untuk penambah daya tahan tubuh. “Perlu diingat, karena vitamin ini hanya untuk tambahan, pastikan asupan gizi dan kebutuhan tubuh didapat dari makanan yang dikonsumsi. Istirahat cukup juga sangat penting untuk pemulihan pasca terpapar COVID-19,” tandasnya. (PKRS/AAP)

Alamat

Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kedung Taman, Kedungwaru, Kec. Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur 66223

Telp. (0355) 320119