Butuh panggilan darurat medis dan non-medis? Call PSC kabupaten Tulungagung di 0355-320119 atau gunakan aplikasi PSC 119 Kabupaten Tulungagung, download di sini

Apakah Bisa Ibu Menyusui  Anak Adopsi?

Apakah Bisa Ibu Menyusui Anak Adopsi?

SEORANG ibu tentunya sangat bangga bisa memberikan ASI (air susu ibu) kepada bayinya. Karena dengan asupan ASI yang sesuai, ibu yakin si kecil memperoleh makanan yang terbaik dengan aneka nutrisinya, hal itu tidak bisa ditandingi oleh makanan dan minuman bayi apapun.

Berdasarkan penelitian, ASI menjadi cairan yang paling ideal, lengkap dengan kebutuhan bayi sejak lahir.

Upaya seorang ibu untuk mempersiapkan diri guna menyusui anaknya dimulai sejak masa kehamilan. Lalu, bagaimana ibu yang belum memiliki pengalaman hamil, apakah bisa memproduksi ASI? Contohnya yaitu seorang ibu yang ingin menyusui bayi yang diadopsinya.

Dokter Spesialis Anak RSUD dr. Iskak dr. Emi Yulianti Sp. A, mengatakan, ibu yang mengadopsi bayi, bisa menyusuinya.

Kondisi ibu yang menyusui bayi adopsi tersebut dinamakan induksi laktasi, yaitu suatu upaya dari ibu yang tak pernah menyusui menjadi bisa menyusui.

”Saya kira sangat bisa, contohnya dahulu banyak bayi yang ikut neneknya, lalu nenek menyusui bayi tersebut,” kata dokter Emi.

Ia menjelaskan tidak ada ASI yaang kadaluarsa, berapapun usia ibu yang menyusui, kandungan gizi pada ASI tetap sama.

”Itulah kelebihan ASI, tetap sama komposisinya walau usia ibu sudah tidak muda lagi,” terangnya.

Saat ditanya bagaimana proses agar ibu yang menyusui bayi adopsi bisa terjadi, dokter Emi mengatakan, harus dibiasakan dahulu menyusui.

Proses induksi laktasi dimulai dengan ibu melakukan kontak kulit dengan bayi adopsi. Hal ini dibiasakan sampai bayi mau menyusu ke payudara ibu.

Untuk waktu pengenalan ini, tergantung dengan usia bayi. Jika usia bayinya di atas satu semester, maka semakin mudah bagi bayi untuk menyusu ASI.

”Apabila si ibu sering mendapatkan rangsangan menyusui, maka ASI bisa keluar dengan sendirinya,” kata dia.

Dokter Emi menambahkan, jika si ibu konsultasi ke dokter, nantinya akan diberikan obat perangsang agar ASI bisa keluar.

”Waktu yang dibutuhkan hingga ASI bisa keluar kira-kira dua minggu hingga satu bulan,” paparnya.

Selanjutnya, ASI akan mulai keluar setetes demi setetes dari payudara ibu. Dokter Emi mengatakan, perlu juga bantuan pompa ASI agar produksi susunya bisa konsisten. Apabila ibu sudah berhasil menyusui bayi adopsi, maka manfaat ASI yang mengandung nutrisi yang terbaik bakal diterima si kecil. Demikian juga ibunya yang memperoleh manfaat, dengan menyusui bayi adopsinya, maka hubungan kedekatan seperti kasih sayang bisa terbangun. (PKRS/MAS)

Alamat

Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kedung Taman, Kedungwaru, Kec. Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur 66223

Telp. (0355) 320119