Butuh panggilan darurat medis dan non-medis? Call PSC kabupaten Tulungagung di 0355-320119 atau gunakan aplikasi PSC 119 Kabupaten Tulungagung, download di sini

BAGAIMANA CARA BERDIET YANG AMAN BAGI TUBUH DISAAT BERPUASA BULAN RAMADHAN?

BAGAIMANA CARA BERDIET YANG AMAN BAGI TUBUH DISAAT BERPUASA BULAN RAMADHAN?

Ketika kita berpuasa di bulan ramadhan, banyak orang yang beranggapan bahwa dengan puasa berat badan akan turun dengan sendirinya, akan tetapi hal tersebut tidak selalu benar, kebanyakan pada saat bulan puasa ramdhan berat badan akan semakin naik, hal ini disebabkan karena pada saat berpuasa di bulan ramadhan kita cenderung makan melebihi kebutuhan kita sehari, baik secara jumlah maupun jenisnya. Oleh karena itu dibutuhkan pengaturan dalam pola makan kita selama bulan ramadhan agar berat badan tetap stabil atau bahkan turun.

Pada dasarnya cara diet saat puasa sama dengan cara diet yang anda lakukan dalam keseharian diluar bulan ramadhan. Prinsip diet selama berpuasa atau pun tidak yaitu “DIET SEIMBANG”. Yang dimaksud dengan diet siembang disini adalah mengatur pola makan yang seimbang sesuai dengan kebutuhan tubuh kita dari segi jumlah maupun jenisnya. Memang dibutuhkan niat dan disiplin yang tinggi untuk menjaga berat badan atau menurunkan berat badan disaat bulan puasa ramadhan, berikut adalah tips untuk menurunkan berat badan yang dapat digunakan selama berpuasa dibulan ramadhan :

  1. Memperhatikan komposisi makanan
    Berdiet ketika berpuasa tidak dianjurkan untuk menghilangkan salah satu komposisi zat gizi. berdiet ketika berpuasa harus tetap makan makanan dengan zat gizi lengkap seperti mengandung karbohidrat, lemak, protein, vitamin serta mineral. Komposisi zat gizi yang seimbang dan aman yaitu 55 % karbohidrat, 20% protein dan 25% lemak.
  2. Memperhatikan jenis makanan
    Setelah menentukan komposisi zat gizi kita harus menentukan jenis makanan apa saja yang sebaiknya kita konsumsi dalam prinsip diet seimbang, karena kalau hanya memperhatikan jumlah makanan yang kita makan tanpa memperhatikan jenisnya akan sia-sia. Adapun jenis makanan yang sebaiknya dikonsumsi sebagai berikut :
  3. Jenis zat gizi Dianjurkan Dibatasi / Dihindari
    Jenis Gizi Dianjurkan Dibatasi/Dihindari
    Karbohidrat beras merah, oatmel, gandum utuh, kentang, jagung,ubi jalar, sayuran dan buah-buahan Gula pasir, tepung-tepungan, sirup, selai, jelly, soft drink, permen, biskuit
    Protein ikan segar, daging sapi, daging ayam, telur, susu skim, kacang-kacangan (kacang kedelai, kacang hijau, kacang almond dll ) dan hasil olahannya Jerohan, kulit ayam, gajih daging sapi
    Lemak Ikan salmon, tuna, alpukat, biji-bijian, kacang-kacangan, minyak zaitun, minyak kedelai, Minyak Jagung Sumber lemak yang diolah dengan cara digoreng dan santan serta jerohan atau gajih
    Vitamin dan mineral Sayur dan buah-buahan segar Sayur dan buah- buahan yang diolah ( buah kaleng, manisan buah)
  4. Hindari makanan siap saji
    Biasanya makanan yang enak dan membuat ketagihan adalah makanan yang banyak mengandung Monosodium Glutamat (MSG), pemanis buatan, sodium dan lemak. Junk food atau makanan siap saji adalah salah satu contohnya, selain mengandung bahan diatas, junk food juga mengandung tinggi kalori dan lemak, sehingga sebaiknya memang dihindari untuk anda yang ingin menurunkan atau menjaga berat badan ketika berpuasa.
  5. Makanlah secara perlahan
    Banyak orang mengaku kalap atau lapar mata ketika menyantap hidangan berbuka puasa, makan banyak dalam waktu dekat atau sekaligus akan menyebabkan perut sakit dan kembung, karena sistem pencernaan yang seharian beristirahat dan kemudian diberi makanan dalam jumlah banyak dan dalam waktu singkat. Mulailah berbuka puasa dengan makanan yang ringan, seperti kurma, sup hangat, salad buah atau sayuran. Beri kesempatan sistem pencernaan kita untuk beradaptasi kembali mencerna makanan. Setelah itu anda bisa mengkonsumsi makan utama dengan jumlah yang cukup.
  6. Lakukan olahraga ringan
    Walaupun sedang berpuasa bukan berarti akan menurunkan aktifitas fisik kita sehari-hari, bahkan olahraga masih tetap dianjurkan ketika kita berpuasa. Karena berolahraga saat berpuasa memiliki banyak manfaat salah satunya mengoptimalkan kerja hormon, tetap rutin berolahraga selama berpuasa turut memicu produksi hormon pertumbuhan yang penting dalam pembentukan jaringan otot, membakar lemak, meningkatkan kepadatan tulang dan harapan hidup lebih lama. Tapi walaupun dianjurkan untuk berolahraga selama berpuasa haru tetap memperhatikan kesehatan sehingga olahraga ketika berpuasa memiliki mekanisme tersendiri agar tidak membahayan kesehatan, misalnya berkaitan dengan waktu atau durasi serta jenis olahraganya. Olahraga yang aman ketika berpuasa adalah dengan durasi yang sedang seperti joging, bersepeda, yoga dan jalan santai.
  7. Mengontrol asupan cairan dalam tubuh
    Saat puasa, perlahan tubuh rentan mengalami dehidrasi, itu sebabnya saat berbuka dan sahur pastikan anda mengkonsumsi cairan yang cukup dan makanan yang mengandung air agar membantu tubuh dalam memenuhi asupan cairanya. Dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh yaitu 8 gelas sehari dengan pembagian 2 gelas saat buka puasa, 4 gelas saat malam hari dan 2 gelas saat sahur, cara ini cukup efektif untuk mencegah tubuh mengalami dehidrasi. Selain itu hindari makanan yang banyak mengandung garam karena makanan dengan tinggi garam akan membuat anda lebih cepat haus ketika berpuasa.
0 Komentar

Alamat

Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kedung Taman, Kedungwaru, Kec. Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur 66223

Telp. (0355) 320119