Butuh panggilan darurat medis dan non-medis? Call PSC kabupaten Tulungagung di 0355-320119 atau gunakan aplikasi PSC 119 Kabupaten Tulungagung, download di sini

Curhat, Cara Mudah Cegah Depresi & Kecemasan di Masa Pandemi COVID-19

Curhat, Cara Mudah Cegah Depresi & Kecemasan di Masa Pandemi COVID-19

CURHAT (curahan hati), bisa menjadi salah satu kanal menyalurkan energi negatif dalam diri kita saat mengalami situasi dengan beban masalah/tugas ataupun trauma yang berat.

Curhat bisa menjadi media komunikasi dengan seseorang yang bisa dipercaya, untuk menyampaikan / menumpahkan uneg-uneg, dengan harapan akan muncul ide, solusi atau alternatif solusi untuk menyelesaikan masalah.

Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa RSUD dr Iskak Tulungagung, dr. Predito Prihantoro, Sp. KJ menekankan pentingnya komunikasi yang intensif dengan seseorang yang bisa dipercaya, seperti teman karib atau keluarga, supaya permasalahan yang dihadapi tidak semakin berat yang bisa memicu depresi dan kecemasan. Dalam beberapa kasus, depresi dan kecemasan yang berlebihan bisa mengganggu kejiwaan atau kesehatan mental seseorang dalam jangka panjang.

“Supaya tidak terkena dampak gangguan mental, maka seseorang seyogyanya merubah pola fikir yang kurang tepat, cakap beradaptasi pada setiap situasi baru, tetap beraktivitas dan produktif,” paparnya.

Caranya, kata dr. Predito, adalah dengan jeli melihat peluang, peka terhadap perubahan, meningkatkan produktivitas, menstimulasi daya kreativitas pada rutinitas keseharian seseorang.

Apalagi di era pandemi COVID-19 seperti sekarang, tidak sedikit orang yang mengalami risiko ganguan mental yang dipicu akibat kehilangan pekerjaan, berkurangnya pendapatan, terbatasnya aktivitas, keharusan menjalani kebiasaan baru dan sebagainya.

“Saat ini hampir setiap orang mengalami penderitaan akibat pandemi ini. Jika orang tersebut belum siap menghadapi perubahan sosial yang mendadak maka berpotensi timbul depresi dan gangguan kecemasan yang mengancam ganguan mental bila tidak dikelola dengan baik,” katanya pada acara Talkshow Interaktif Sehat RSUD dr. Iskak Tulungagung, Kamis (8/10/2020).

Gangguan mental yang mungkin terjadi adalah gangguan penyesuaian, depresi, kecemasan, gangguan obsesif-kompulsif, gangguan perilaku serta psikotik. Kondisi tersebut merupakan masalah serius yang dapat mempengaruhi aktivitas sehari-hari.

Pada era new normal seperti sekarang ini, penting untuk selalu menciptakan suasana hati yang tenang, berpikir secara realistis, obyektif, rasional dan proporsional serta bertindak dan berpikir yang sehat.

“Apabila seseorang sibuk dengan tugas-tugas yang harus diselesaikan, maka secara perlahan rasa kekecewaan ataupun frustasi akan memudar dengan sendirinya. Tidak ada lagi waktu luang untuk memikirkan sesuatu yg tidak perlu dipikir dan merasakan sesuatu yang tidak perlu dirasa,” terangnya

Untuk mempertahankan produktivitas itulah perlu untuk selalu berkomunikasi dengan orang yang bisa dipercaya (curhat). Misalnya, jika pengusaha mengalami penurunan omzet, maka diperlukan solusi segera dengan meminta pendapat sesama pelaku usaha, melihat peluang baru, memanfaatkan aset yang ada untuk beralih ke usaha lain yang memungkinkan dan berpeluang mendatangkan keuntungan.

“Setiap problematika selalu ada solusinya. Cobalah untuk menyampaikan permasalahan kepada orang terdekat ataupun keluarga supaya mendapatkan solusi atau alternatif solusi. Pilih solusi yang paling menguntungkan dan risikonya rendah. Harapannya permasalahan segera ada solusinya agar tidak menjadi beban yang berpotensi menimbulkan gangguan mental,” tuturnya.

Supaya tidak larut pada keputusasaan, tindakan yang tepat adalah fokus pada penyelesaian masalah yang di alami oleh setiap individu.

“Tetap fokus dalam menyelesaikan masalah, menentukan skala prioritas atas semua masalah yang sedang dihadapi, menyelesaikan masalah berdasar skala prioritas yang telah dibuat akan berdampak baik untuk rencana selanjutnya,” tegasnya.

Apabila seseorang mempunyai problematika namun tidak mampu menyelesaikan secara mandiri atau dengan teman atau keluarganya, seyogyanya segera meminta bantuan profesional di rumah sakit maupun konsultasi dengan ahlinya.

“Jika dibiarkan, maka penderitaanya akan semakin berat dan mengganggu kesehatannya, keluarga serta lingkungannya. Tidak perlu malu untuk berkonsultasi ke pelayanan kesehatan yang ada,” tambahnya.

Dalam menyelesaikan berbagai problematika psikologis, poli Psikiatri RSUD dr Iskak Tulungagung menjadi salah satu tempat untuk berkonsultasi, menemukan solusi, alternatif solusi serta pengobatan apabila diperlukan.

Poliklinik Psikiatri buka pada setiap hari kerja (Senin sampai Jumat) mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB.

Apabila terjadi kegawatdaruratan psikiatri (pasien gaduh gelisah, mengancam bunuh diri, penelantaran diri, KDRT) keluarga bisa menghubungi PSC-119 di (0355) 320-119 atau di nomor whatsapp 082-230-094-119.
(PKRS)

0 Komentar

Alamat

Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kedung Taman, Kedungwaru, Kec. Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur 66223

Telp. (0355) 320119