Butuh panggilan darurat medis dan non-medis? Call PSC kabupaten Tulungagung di 0355-320119 atau gunakan aplikasi PSC 119 Kabupaten Tulungagung, download di sini

Demi Optimalkan Prokes, 50 Pasang Stiker Tapak Kaki Hiasi Masjid Asy-Syifa

Demi Optimalkan Prokes, 50 Pasang Stiker Tapak Kaki Hiasi Masjid Asy-Syifa

ADA sedikit pemandangan berbeda saat pengunjung RSUD dr. Iskak Tulungagung singgah barang sejenak di masjid Asy-Syifa yang terletak di sisi selatan persis pintu keluar rumah sakit daerah tersebut.

Entah untuk menunaikan ibadah shalat wajib, shalat sunah, berdoa ataupun sekedar ngaso sejenak sambil bermunajad memohon kesehatan dan kesembuhan kepada Sang Maha Kuasa, Allah Ta’alla.

Di lantai masjid yang luasnya seukuran lapangan bola volley itu, tertempel puluhan pasang stiker berbentuk tapak kaki dengan warna dasar hijau pupus. Jumlah persisnya kurang lebih ada 50 pasang.

Penempelan stiker itu dibuat berjajar lurus ke samping, namun dijarak sekitar 1 meter. Namun dengan baris tapak kaki di belakangnya atau depannya, tidak sepenuhnya lurus. Sepertinya sengaja dibuat zig-zag.

Kasi Informasi dan Pemasaran RSUD dr. Iskak Tulungagung Mochamad Rifai, S Kep, Ners. MH.Kes menjelaskan, pemasangan stiker tapak kaki berukuran besar itu sengaja dilakukah oleh takmir atau pengurus masjid Asy-Syifa, untuk mengatur jarak antar jamaah.

Penempelan sudah dilakukan sejak lama. Hanya selang beberapa pekan setelah pemerintah menyatakan wabah Corona (SARS-CoV-2) melanda Indonesia, termasuk Tulungagung pada awal April 2020.

Tidak hanya menempel stiker tapak kaki di lantai di ruang utama dan teras masjid, namun juga menyediakan sarana cuci tangan, tumpukan kertas polos untuk alas jamaah saat bersujud di lantai masjid, hingga penempelan poster/stiker besar bertuliskan “Kawasan Wajib Masker”.

Sarana dan prasarana pendukung prokes memang sengaja dilengkapi oleh takmir masjid, sebagai upaya maksimal mencegah risiko penularan COVID-19. “Pelaksanaan prokes di masjid ini sesuai anjuran pemerintah,” ujar Rifai

Di sana juga telah dibikin tanda shof  untuk salat. ”Jaga jaraknya minimal satu meter, selain itu juga tak dipasang karpet,” kata Rifai.

Dengan pengaturan seperti itu, kapasitas masjid dikurangi. Hal ini untuk menghindari kerumunan jamaah, sehingga hanya sekitar 50 persen saja yang bisa diisi untuk salat.

Pelaksanaan prokes yang ketat ini demi mencegah penularan COVID-19 yang bisa memicu munculnya klaster masjid.

Seperti juga penerapan protokol kesehatan yang super ketat di semua area RSUD dr. Iskak, pengaturan jarak dan juga imbauan wajib masker pada setiap jamaah yang masuk masjid itu membuat para nakes (tenaga kesehatan), karyawan, maupun pengunjung RSUD dr Iskak nyaman saat beribadah. Terlebih proses desinfeksi rutin dilakukan setiap hari di semua area dan bagian masjid Asy-Syifa. (PKRS/MAS)

Alamat

Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kedung Taman, Kedungwaru, Kec. Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur 66223

Telp. (0355) 320119