Butuh panggilan darurat medis dan non-medis? Call PSC kabupaten Tulungagung di 0355-320119 atau gunakan aplikasi PSC 119 Kabupaten Tulungagung, download di sini

Dinilai Sukses Tekan Rasio Kematian, RSUD Blitar Pelajari Strategi Penanganan Pasien COVID-19 RSUD dr. Iskak

Dinilai Sukses Tekan Rasio Kematian, RSUD Blitar Pelajari Strategi Penanganan Pasien COVID-19 RSUD dr. Iskak

RSUD dr. Iskak dinilai banyak pihak memegang peran “kunci” dalam meminimalkan risiko kematian akibat paparan COVID-19 di Tulungagung, sejak kasus ini mulai merebak di Jawa Timur. Keberhasilan itulah yang mendorong banyak manajemen perumahsakitan daerah lain, termasuk RSUD Nguwi Waluyo Kabupaten Blitar, untuk belajar strategi penanganan pasien COVID-19 ke rumah sakit daerah milik Pemkab Tulungagung ini.

Kedatangan rombongan dari RSUD Ngudi Waluyo Wlingi inipun disambut langsung oleh direktur RSUD dr. Iskak dr. Supriyanto Dharmoredjo, Sp. B, FINACS, M.Kes. Bertempat di ruang Soenarjo Sadikin yang berada di lantai dua, Dokter Pri dibantu tim manajemen RSUD dr. Iskak banyak menjelaskan detail strategi penanganan pasien COVID-19 yang telah mereka rancang.

”Sejak awal Pandemi, kami menyesuaikan sarana pra sarana dengan kebutuhan, seperti ruang transit intensif, ruang isolasi intensif, ruang OK COVID-19 dan sebagainya,”  terang Kepala IGD (Instalasi Gawat Darurat) RSUD dr. Iskak dr. Bobi Prabowo, Sp. Em, mulai menjelaskan.

Ia menekankan, hal pertama yang harus dilakukan dalam membangun strategi penanganan pasien COVID-19 adalah memperbaiki pelayanan rumah sakit di era pandemi.

Selain itu RSUD dr. Iskak juga mutlak harus berkolaborasi dengan Satgas COVID-19 Kabupaten Tulungagung, mengingat antarkeduanya saling berkaitan. Sinergi ini bertujuan membentuk sistem penanganan COVID-19 yang ideal.

Strategi awal ini efektif menjadikan IGD RSUD dr. Iskak menjadi ujung tombak pelayanan, sehingga tidak sampai lockdown akibat tidak mampu menampung lonjakan pasien. Terutama saat terjadi gelombang kedua COVID-19 pada triwulan ke empat 2020.

Dokter Bobi mencontohkan, salah satu kolaborasi yang berjalan apik antara Pemkab Tulungagung dengan RSUD dr. Iskak adalah saat menetapkan beberapa puskesmas yang tersebar di enam kecamatan sebagai “faskes penyangga” untuk melayani permintaan pemeriksaan awal pasien suspect ataupun diduga. Enam puskesmas penyangga itu adalah Puskesmas Beji, Campurdarat, Kauman, Bangunjaya, dan Puskesmas Ngunut.

Rumah sakit swasta juga turut berperan penanganan di masa pandemi. ”Saya turun langsung ke puskesmas untuk mengajari tenaga kesehatan, misalnya pemakaian APD (Alat Pelindung Diri),” terang Dokter Bobi.

Saat terjadi lonjakan kasus memasuki triwulan akhir 2020, enam puskesmas tersebut, ditambah tiga puskesmas lain, dinaikkan statusnya menjadi rumah sakit lapangan/darurat COVID-19. Tugasnya khusus menangani pasien COVID-19.

Jika saat menjadi penyangga hanya menyediakan sebagian kamar untuk layanan COVID-19, sekarang semua kamar diperuntukkan pelayanan pasien corona. Terutama yang bergejala ringan. Pasien corona dengan gejala berat ditangani di RSUD dr. Iskak.

Sambutan dr. Supriyanto serta penjelasan Dokter Bobi membuat rombongan manajemen RSUD Ngudi Waluyo puas. “Kami memang ingin mengetahui strategi penanganan pasien COVID-19 menjadi lebih optimal, sehingga bisa menekan angka kematian,” kata dr. Endah seusai kunjungan di ruang S Sadikin RSUD dr. Iskak, Selasa, 15 Juni 2021.

Ia menambahkan, penanganan pasien COVID-19 yang maksimal akan menghasilkan angka kesembuhan tinggi, serta pelayanan rumah sakit menuju lebih baik. “Kami akan mengadopsi satu data untuk pasien yang masuk, selanjutnya alur penerimaan pasien COVID-19, serta meningkatkan kekompakan internal,” kata dia. RSUD Ngudi Waluyo Wlingi juga berupaya untuk meningkatkan bekerja sama dengan tim yang ada di luar rumah sakit, seperti pemerintah daerah, dinas kesehatan, dan lainnya. ”Kami sangat luar biasa karena disambut oleh jajaran manajemen RSUD dr. Iskak,” tutupnya. (PKRS/MAS)

Alamat

Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kedung Taman, Kedungwaru, Kec. Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur 66223

Telp. (0355) 320119