Butuh panggilan darurat medis dan non-medis? Call PSC kabupaten Tulungagung di 0355-320119 atau gunakan aplikasi PSC 119 Kabupaten Tulungagung, download di sini

Dokter Emi: Jangan Panik saat Mendapati Anak Anda Demam...!

Dokter Emi: Jangan Panik saat Mendapati Anak Anda Demam…!

SAMPAI saat ini masih banyak ayah dan ibu yang panik saat mendapati anaknya mengalami demam. Apalagi setelah mengecek suhu badan dengan termometer, panas tubuh terdeteksi mencapai 39 derajat celcius.

Suhu ini tinggi yang pada anak anak bisa memicu terjadinya step (kejang-kejang), mengingat panas tubuh orang normal idealnya adalah 36 derajat celcius.

dr. Emi Yuliati, Sp. A, dokter spesialis anak RSUD dr. Iskak mengatakan, beberapa anak masih bisa bermain atau bergerak bebas saat suhu tubuhnya mencapai 39 derajat celcius.

Tapi menurut dr. Emi hal itu sebenarnya wajar saja, sehingga orang tua tidak perlu khawatir. Tak perlu juga dibawa ke puskesmas atau rumah sakit selama masih bisa ditangani secara mandiri.

”Anak terlihat berlari-lari saat kondisi demam, tak usah di-lab-kan, atau di uji di laboratorium darahnya. Mari bersahabat dengan demam (anak),” kata doker Emi saat talkshow Interaktif di kanal Youtube, Facebook, Instagram RSUD dr. Iskak, Kamis siang, 25 Februari 2021.

Dokter Emi menjelaskan, demam itu baik karena bisa menjadi alarm. Petunjuk atau kode bahwa dalam tubuh ada masalah. Misal, adanya virus atau kuman yang masuk dalam tubuh.

”Demam itu sebuah tanda atau pengingat bagi kita kalau ada kuman di tubuh,” katanya.

Biasanya orang tua memberikan obat demam kepada anaknya. Namun dokter Emi mengatakan obat tersebut hanya akan membikin anak merasa nyaman, namun sebenarnya tak menurunkan permasalahan demam pada anak bersangkutan.

”Kami sarankan agar anak diberi cairan atau minuman. Air putih hangat, bahkan es krim pun boleh diberikan,” kata Emi.

Soal konsumsi es krim ini,  dokter Emi menjelaskan bahwa orang tua harus memastikan anaknya tak mengalami dehidrasi.

Apabila anak suka dengan es krim, menurutnya hal itu tidak masalah. Sebab beberapa es krim mengandung susu di dalamnya.

”Setelah makan es krim biasanya haus, anak bisa mendapatkan asupan cairan lagi,” terangnya

Lebih lanjut dr. Emi menyarankan agar orang tua membawa anak yang sedang mengalami gejala demam menuju ruangan yang sejuk.

Gejala anak yang menggigil bukan berarti kedinginan, tapi demam.

”Berikan air putih yang banyak. Minuman lainnya juga boleh. Tak ada pantangan untuk makan apapun,” ujarnya.

Selanjutnya orang tua bisa mengompres dengan air hangat. Apabila anak susah dikompres, maka boleh diajak mandi air hangat.

Dokter Emi menyarankan, apabila anaknya memiliki gejala seperti berikut; menangis terus, tak mau makan dan minum, kejang, muntah dan diare, nyeri kepala yang hebat.

”Sebaiknya di bawa ke puskesmas atau rumah sakit terdekat untuk diperiksa lebih lanjut,” ujarnya.

Untuk obat, dokter Emi menyarankan paracetamol. Dosisnya bisa  disesuaikan dengan berat badan anak.

Selain itu, orang tua perlu mencari penyebab demam, supaya bisa membikin pencegahan agar anak tidak demam kembali. “Paling sering adalah penyebabnya adalah flu dari infeksi virus yang menyerang hidung dan tenggorokan,” tutupnya. (PKRS/MAS)

Alamat

Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kedung Taman, Kedungwaru, Kec. Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur 66223

Telp. (0355) 320119