Butuh panggilan darurat medis dan non-medis? Call PSC kabupaten Tulungagung di 0355-320119 atau gunakan aplikasi PSC 119 Kabupaten Tulungagung, download di sini

Dr. Hengki Wijaya Bicara Strategi dan Pengenalan Insulin

Dr. Hengki Wijaya Bicara Strategi dan Pengenalan Insulin

DOKTER Hengki Wijaya, Sp.PD, dokter spesialis penyakit dalam di RSUD dr. Iskak Tulungagung menjadi pemateri tunggal dalam webinar bertema ‘Strategy Initiation and Intensification Using Premix Insulin’ yang digelar RSUD dr. Iskak bekerja sama dengan salah satu perusahaan farmasi multinasional, Rabu (23/9/2020).

Tak kurang dari 22 peserta dengan latar belakang dokter dan perawat dari lingkup internal maupun eksternal RSUD dr Iskak ikut hadir dalam seminar online melalui aplikasi zoom tersebut.

Kendati dilakukan secara daring, seminar satu jam itu berlangsung gayeng. Dokter Hengki mengulas semua hal berkaitan dengan insulin mulai A-Z. Semua dikupas detil dengan bahasa yang lugas. Sejumlah peserta juga aktif untuk sekedar bertanya ataupun memberikan tanggapan atau pendapatnya.

Selain menjelaskan dasar pengetahuan tentang apa itu insulin berikut kegunaannya, dr. Hengki fokus pada tata cara pemakaian yang benar.

Dijelaskannya, insulin merupakan hormon yang bertugas membantu mengolah gula yang telah diserap tubuh agar menjadi energi. Sedangkan insulin suntik adalah jenis obat yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan pasokan insulin yang dibutuhkan oleh penderita diabetes.

“Insulin (suntik) adalah jenis obat yang di gunakan untuk memenuhi kebutuhan pasokan insulin pada pasien atau penderita diabetes,” jelasnya.

Lebih lanjut dr. Hengki menjelaskan, insulin ini juga berperan dalam menyimpan cadangan energi yang nantinya bisa digunakan jika suatu saat dibutuhkan oleh tubuh.

Akan tetapi, pada orang yang menderita diabetes, tubuh tidak dapat memproduksi insulin yang cukup, sehingga gula akan banyak menumpuk di aliran darah yang berisiko mengakibatkan stroke atau serangan jantung.

Ketidakmampuan tubuh dalam memproduksi insulin inilah yang membuat penderita diabetes memerlukan pasokan insulin dari luar, yaitu melalui suntikan.

Cara kerja insulin suntik sama dengan insulin alami, yaitu membuat gula dapat diserap oleh sel dan dipecah menjadi energi.

Dokter Hengki menjelaskan, dalam prakteknya dokter sering kali mengunakan insulin cara kerja jangka panjang serta insulin kerja jangka pendek (cepat).

“Kedua jenis insulin tersebut yang paling sering digunakan oleh dokter dalam proses mengobati pasien diabetes,” katanya.

Selanjutnya, dalam webinar itu dijelaskan juga mengenai materi insulin campuran. Artinya, pengabungan atau kombinasi dua jenis insulin kerja jangka panjang dan insulin kerja pendek. “Pengobatan insulin campuran adalah alternatif yang sangat cocok dengan karakteristik orang Asia (Indonesia), akan tetapi cara tersebut tidak bisa diterapkan untuk semua pasien, tergantung pada kondisi dan kebutuhan pasien,” terangnya.
(PKRS)


Menggunakan Insulin Suntik dengan Benar

INGAT! Jangan gegabah menggunakan insulin suntik. Pastikan untuk mengikuti anjuran dokter dalam menggunakan insulin suntik. Suntik insulin biasanya dilakukan di daerah perut, tetapi bisa juga dilakukan di lengan bagian atas, paha, atau bokong.

Diskusikan bersama dokter agar insulin disuntikkan pada bagian tubuh yang berbeda dan jangan menyuntikkan pada otot, luka atau jaringan parut, ataupun tahi lalat. Hindari mengocok botol insulin, karena gelembung akan muncul yang bisa menyebabkan pengukuran dosis menjadi tidak tepat.

Sebagaimana diulas dalam artikel berjudul Insulin Suntik yang dimuat di laman berita kesehatan alodokter, pemberian suntikan insulin akan diberikan melalui jaringan subkutan. Yaitu prosedur penyuntikan ke dalam lapisan jaringan yang terletak di antara kulit dan otot atau jaringan lemak yang tepat berada di bawah kulit.

Dokter akan menentukan kapan waktu yang tepat untuk menyuntikkan dosis insulin yang sesuai. Dosis biasanya ditentukan berdasarkan kecepatan kerja jenis insulin yang digunakan dan kadar gula darah penderita.

Berbagai jenis insulin diberikan pada waktu yang berbeda-beda terkait dengan jenis makanan yang dikonsumsi. Dan ada beberapa jenis insulin yang perlu digabungkan dengan jenis lainnya.

Interaksi Obat

Beri tahu dokter jika ingin menggunakan insulin suntik bersama dengan obat-obat berikut ini, karena dapat menimbulkan interaksi yang tidak diinginkan:

  • Obat diabetes lainnya (misalnya metformin), ACE inhibitor, penghambat beta obat trigliserida tinggi golongan fibrat (misalnya fenofibrat), fluoxetine, pentoxifylline, atau antibiotik sulfonamida: meningkatkan efek hipoglikemikatau gula darah turun di bawah normal.
  • Danazol, diuretik, glukagon, isoniazid, kortikosteroid, chlorpromazine, hormone tiroid, estrogen, progestin (misalnya: pil KB), antipsikotik: mengurangi efek insulin dalam menurunkan gula darah.
  • Pioglitazone: meningkatkan risiko bertambahnya berat badan dan penumpukan cairan di bagian tubuh tertentu (seperti tungkai).

Efek Samping dan Bahaya Insulin Suntik

Reaksi orang terhadap sebuah obat berbeda-beda. Efek samping insulin suntik yang umumnya terjadi adalah:

  • Kadar kalium di dalam darah menurun, yang ditandai dengan berkeringat, pucat, merasa lapar, jantung berdebar, dan pusing.
  • Pembengkakan, kemerahan, dan gatal di bagian tubuh yang disuntikkan.

Segera periksakan ke dokter bila mengalami efek samping atau reaksi alergi yang berupa sesak napas, mengi (napas berbunyi), pandangan kabur, kesulitan menelan, dan pembengkakan pada lengan atau tungkai. (*)


Peringatan Insulin Suntik:

  • Diabetes bisa diperburuk oleh kondisi kehamilan. Oleh sebab itu, segera informasikan kepada dokter jika sedang hamil sekaligus menderita diabetes, agar bisa direncanakan pengaturan kadar gula darah yang tepat.
  • Harap berhati-hati dalam menggunakan insulin suntik, jika sedang mengalami gangguan fungsi ginjal, penyakit tiroid, penyakit liver, hipoglikemia (kondisi di mana kadar gula darah berada di bawah batas normal), hipokalemia (kondisi di mana kadar kalium berada di bawah batas normal), lipoatrophy (berkurangnya jaringan lemak di daerah tubuh tertentu), atau gangguan penglihatan.
  • Hindari konsumsi minuman beralkohol, karena dapat memengaruhi kadar gula darah.
  • Rutin memeriksakan kadar gula darah kepada dokter.
  • Beri tahu dokter jika sedang menggunakan obat-obat lainnya, termasuk herba atau suplemen yang dapat menimbulkan interaksi obat tidak diinginkan.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter.

Dosis Insulin Suntik

Bentuk obat

Kondisi

Dosis

Insulin suntik subkutan (suntikan melalui bawah kulit)

Diabetes

Dewasa: Dosis akan disesuaikan oleh sesuai kebutuhan dan kadar gula darah pasien.

Insulin suntik intravena (suntikan melalui pembuluh darah vena)

Ketoasidosis diabetik (komplikasi diabetes yang sangat berbahaya, yang disebabkan produksi kadar asam darah tubuh (keton) yang sangat tinggi).

Dewasa: Dosis suntik diberikan rata-rata 6 Unit per jam, dosis digandakan dua atau empat kali lipat jika kadar gula darah tidak juga turun ke angka 180 mg/dL.
Anak-anak: Infus awal yang diberikan rata-rata 0,1 unit/kgBB per jam hingga gula darah turun ke angka 180 mg/dL.

0 Komentar

Alamat

Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kedung Taman, Kedungwaru, Kec. Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur 66223

Telp. (0355) 320119