Butuh panggilan darurat medis dan non-medis? Call PSC kabupaten Tulungagung di 0355-320119 atau gunakan aplikasi PSC 119 Kabupaten Tulungagung, download di sini

Gangguan Prostat Bisa Pengaruhi Kehidupan Seksual Pria. Benarkah?

Gangguan Prostat Bisa Pengaruhi Kehidupan Seksual Pria. Benarkah?

SECARA biologi maupun ilmu kesehatan, gangguan pembesaran prostat atau benign prostate hyperplasia (BPH) pada pria tidak berkorelasi langsung dengan kemandulan. Selama sperma masih bagus dan ada hasrat untuk berhubungan seksual/intim dengan pasangan, maka peluang mendapat keturunan tetap ada.

Akan tetapi jika kondisi prostatnya terus memburuk, gangguan pada area organ yang menyelubungi saluran kemih ini tentu akan mempengaruhi kualitas kehidupan seksual penderita.

Hal ini dijelaskan panjang lebar oleh Dokter Spesialis Urologi RSUD dr. Iskak, dr. Ryan Akhmad Adhi Saputra, Sp. U, saat menjadi narasuber utama di forum talkshow interaktif yang digelar PKRS RSUD dr. Iskak, Kamis, 3 Juni 2021.

“Selama cairan sperma masih bagus dan minat berhubungan intim masih ada, dipastikan akan tetap bisa membuahi. Terkecuali penderita prostat dalam kondisi tertentu,” kata dr. Ryan menjelaskan. Ia menjelaskan, gangguan prostat memang terjadi di area saluran kemih yang juga menjadi saluran reproduksi pria. Namun bukan berarti BPH atau pembesaran prostat bakal memicu kemandulan.

“Gangguan prostat dan kemandulan pria adalah masalah kesehatan yang berbeda,” katanya. Namun, dr. Ryan tidak menampik fakta bahwa prostat pria yang mengalami pembesaran secara perlahan akan mempengaruhi kualitas seksualitasnya. Gairah seks menurun sebagai akibat rerjadinya masalah pada saluran kencing.

“Pembesar prostat dapat mempengaruhi keinginan untuk berhubungan intim dengan pasangan. Karena inilah rencana pada program kehamilan tidak dapat dicapai,” ujarnya.

Dokter muda yang selalu tampil maskulin ini menambahkan, faktor lainnya yang membuat penderita prostat tidak bisa melakukan hubungan intim dengan pasangan adalah kondisi sakit prostatnya di fase lanjut (parah). Hal ini dikarenakan saluran buang air kecil telah dipasangi alat bantu berupa selang kateter untuk saluran pembuangan air kemih (kencing). Akibatnya, banyak penderita  prostat stadium lanjut tidak bisa lagi berhubungan seksual.

“Jadi penderita yang telah sakit parah bukan berarti tidak bisa menghamili. Akan tetapi dengan kondisi itu, tidak mungkin untuk melakukan berhubungan dengan pasangan karena terhalang oleh selang kateter,” katanya menjelaskan.

Dilihat dari tatalentanya, organ prostat berada tepat di bawah kandung kemih dan melingkupi saluran kencing bagian bawah. Pembesaran prostat adalah hal yang wajar dialami oleh semua laki laki usia lanjut.

“Apabila terjadi pembesaran prostat maka dia akan menghimpit saluran kencing sehingga menimbulkan gangguan sumbatan pada saluran kencing,” paparnya

Gangguan yang timbul karena faktor pembesaran prostat adalah penyumbatan yang dapat menimbulkan kencing batu, keluar darah karena infeksi, gangguan fungsi ginjal dan lain sebagainya.

“Efek dari penyumbatan tersebut yang membuat air kencing susah keluar. Akan tetapi hal ini tentu tidak mempengaruhi kualitas seperma yang ada. Dan, prostat juga termasuk salah satu organ tubuh manusia yang memproduksi air mani,” katanya

Jika Anda, mengalami gejala gangguan berkemih atau masalah kesehatan tentang sistem reproduksi, segera  datang dan periksakan diri pada ahlinya. Dokter. Khususnya ke Dokter Urologi yang memang mendalami ilmu urologi atau saluran kemih, agar bisa segera dilakukan analisa dan dievaluasi. Untuk di RSUD dr. Iskak,  bisa datang ke Poli Bedah yang telah didukung tiga dokter spesialis urologi. (Pasien bisa datang di Poli Reguler maupun Poli Eksekutif). Di Poli Reguler, jam layanan mulai pulul 07.00 WIB hingga 12.00 WIB, setiap hari Senin – Kamis. (PKRS/MFW)

Alamat

Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kedung Taman, Kedungwaru, Kec. Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur 66223

Telp. (0355) 320119