Butuh panggilan darurat medis dan non-medis? Call PSC kabupaten Tulungagung di 0355-320119 atau gunakan aplikasi PSC 119 Kabupaten Tulungagung, download di sini

Jagalah Gigi! Jangan Sampai Terinfeksi Gara-gara Gusi Bengkak

Jagalah Gigi! Jangan Sampai Terinfeksi Gara-gara Gusi Bengkak

GUSI yang membengkak terkadang muncul secara tiba-tiba, tentu kondisi ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman bagi setiap orang dalam beraktivitas sehari-hari.

Meski terlihat sepele, tetapi masalah kesehatan ini tidak boleh diabaikan begitu saja sebab dapat memicu terjadinya infeksi.

Gangguan penyerta pada gusi bengkak umumnya gusi mengeluarkan bau mulut tidak sedap, menimbulkan reaksi nyeri, keluarnya nanah dan warna gusi menjadi memerah.

Dokter gigi RSUD dr. Iskak Tulungagung, drg. Danang Dewantara mengatakan, umumnya penyebab gusi bengkak itu dikarenakan faktor menyikat gigi yang terlalu keras, sehingga menimbulkan iritasi pada lapisan kulit gusi.

“Berawal dari gesekan sikat gigi di kulit gusi atau melakukan sikat gigi diwaktu yang tidak tepat, sehingga menyebabkan pembengkakan pada gusi. Akhirnya menimbulkan warna kemerahan, bisa juga karena faktor makanan,” kata dokter Danang dalam acara Talk Show Interaktif Radio Perkasa FM pada Selasa, 20 April 2021.

Selain karena faktor menyikat gigi, penyebab lainya yaitu dipengaruhi pemakaian gigi palsu yang tidak higienis buatan tukang gigi.

“Jika seseorang mengalami hal ini (gusi membengkak), tidak boleh diam saja sebaiknya segera memeriksakan keluhannya, dikhawatirkan akan memicu terjadinya faktor resiko yang lebih parah,” ujarnya

Menurutnya, tingkat resiko yang harus diwaspadai adalah terjadinya infeksi di area gusi dan gigi. Apabila rasa sakit tak tertahankan, maka sudah harus berkonsultasi ke pelayanan kesehatan.

“Pencegahannya, sebaiknya segera mungkin berkunjung ke dokter gigi terdekat,”tuturnya

“Dan untuk menjaga kesehatan gusi dalam keseharian, bersihkanlah gigi di waktu yang tepat pagi setelah makan dan malam sebelum tidur,” katanya.

Yang memberikan penanganan pun tidak sama, apabila gusi bengkak disebabkan karena gigi berlubang bisa segera diatasi dengan perawatan akar oleh spesialis konservasi gigi.

Apabila disebabkan karena pemakaian gigi palsu, maka gigi palsunya dilakukan perbaikan ulang supaya tidak terjadi iritasi yang lebih parah.

Nah, kondisi ini yang memahami betul adalah dokter yang menangani, oleh karena itu untuk menentukan jenis pengobatannya harus di periksa terlebih dahulu,” tambahnya

Lebih lanjut, drg. Danang, secara umum untuk mengetahui ciri-ciri gusi sehat sangatlah sederhana, bisa dilihat pada bagian kulit gusi berwarna koral pink.

Sedangkan gusi yang tidak sehat pada lapis luar berwarna kemerah-merahan, mudah berdarah dan menghitam (meradang), hal itu bisa dari pengaruh merokok atau pola makan.

“Untuk memastikan kualitas kesehatan gusi bisa melakukan pemeriksaan setiap enam bulan sekali,” papar drg. Danang.

Meskipun di era pandemi, pasien gusi bengkak tidak perlu takut untuk melakukan pemeriksaan di rumah saki, sebab petugas sudah dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) untuk melakukan tindakan pemeriksaan.

“Kalau di RSUD dr. Iskak Tulungagung APD yang dipergunakan adalah level 3, jadi dapat dipastikan aman untuk melakukan tindakan pada pasien,” tutupnya. (PKRS/MFW)

Alamat

Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kedung Taman, Kedungwaru, Kec. Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur 66223

Telp. (0355) 320119