Butuh panggilan darurat medis dan non-medis? Call PSC kabupaten Tulungagung di 0355-320119 atau gunakan aplikasi PSC 119 Kabupaten Tulungagung, download di sini

Jangan Remehkan Bercak Putih di Rongga Mulut, Bisa Berkembang Jadi Kanker

Jangan Remehkan Bercak Putih di Rongga Mulut, Bisa Berkembang Jadi Kanker

BERCAK putih di pipi bagian dalam atau di lidah pada umumnya dikira sariawan oleh sebagian besar masyarakat. Namun bercak putih tersebut bisa saja karena jamur. Jika tidak ditangani oleh ahlinya, maka dikhawatirkan mempengaruhi penyakit yang lebih berat, seperti kanker hingga HIV dan AIDS.

Dokter Spesialis Penyakit Mulut RSUD Dr. Iskak Tulungagung dr. Dorisna, Sp.PM mengatakan, orang dengan kekebalan tubuh yang minim sangat bisa terkena bercak putih pada mulut.

”Bercak putih di rongga mulut atau lidah karena jamur kandida,” kata dokter Dorisna dalam program Talkshow bertema “Bercak Putih di Rongga Mulut, Bahaya nggak sih?” yang bisa diakses di kanal Youtube, Facebook, Instagram RSUD dr. Iskak.

Bercak putih di mulut biasanya ditemui pada anak-anak yang memiliki imun lemah dan orang lansia yang memiliki riwayat penyakit diabetes yang gula darahnya tidak terkontrol.

”Kenapa anak-anak bisa terkena bercak putih di mulut? karena bisa jadi imunnya yang lemah,” terang dokter Dorisna.

Sedangkan orang lansia yang memiliki riwayat diabetes bisa terkena bercak putih pada mulut, disebabkan meminum obat-obatan kortikosteroid atau antibiotik.

Untuk penanganan di rumah, yakni bisa dengan menggosok bercak putih dengan kapas. Orang yang mengalami bercak putih ini tidak merasakan sakit dan ngilu. Namun, selepas digosok dengan kapas, keluar darah di bagian bercak putih, maka penderita akan merasakan nyeri dan sulit menelan makanan.

”Apabila sudah berdarah dan sulit makan, segera periksakan ke dokter atau rumah sakit terdekat,” kata dia.

”Jika tidak ditangani dengan segera, bisa saja menimbulkan penyakit yang lebih berat, misalnya kanker, infeksi jamur dari HIV, dan sebagainya,” imbuhnya.

Saat pemeriksaan di dokter spesialis mulut, tindakan awal dengan mendeteksi awal dengan mengamati rongga mulut, lalu diambil sampel untuk diperiksa di laboratorium. Obat yang diberikan obat anti jamur yang mudah dikonsumsi.

Beberapa jenis penyakit mulut yang biasa dialami penderita di antaranya adalah pra kanker, sariawan, jamur mulut, virus herpes, virus HIV yang bermanifestasi di mulut.

Dokter Dorisna menambahkan penyakit bercak putih ini bisa sembuh total seperti semula. Asalkan, penanganannya sesuai dengan prosedur medis.

Sementara itu, untuk mencegah gangguan bercak putih pada mulut, dokter Dorisna memberikan berbagai tips sebagai berikut;

  1. Menjaga kebersihan mulut dengan menggosok gigi dua kali dalam sehari, pagi hari dan malam sebelum tidur.
  2. Mengobati penyakit kronis, seperti diabetes, HIV dan lainnya. Jika tidak ditangai lebih baik, maka bisa mempengaruhi keseimbangan jamur di dalam tubuh, hal itu bisa memicu munculnya infeksi jamur.
  3. Melakukan kontrol kesehatan gigi dan mulut minimal enam bulan sekali ke dokter.
  4. Tidak perlu memakai obat kumur anti bakteri atau semprot mulut terlalu sering, karena jika terlalu sering atau lebih dari dua kali dalam sehari bisa merusak keseimbangan bakteri di dalam rongga mulut.
  5. Mengurangi konsumsi makanan yang mengandung jamur dan gula, seperti bir dan wine. Minuman tersebut bisa memicu perkembangan jamur lebih banyak.

Di RSUD dr. Iskak melayani penanganan penyakit gigi dan mulut di poli reguler dan eksekutif. Terdapat empat dokter spesialis gigi dan mulut, seperti dokter Dorisna yang ahli dalam penanganan sejumlah penyakit di rongga mulut. Untuk penanganannya tanpa operasi, yaitu lebih banyak terapi. (PKRS/MAS)

Alamat

Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kedung Taman, Kedungwaru, Kec. Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur 66223

Telp. (0355) 320119