Butuh panggilan darurat medis dan non-medis? Call PSC kabupaten Tulungagung di 0355-320119 atau gunakan aplikasi PSC 119 Kabupaten Tulungagung, download di sini

Mengapa Harus Ada Prosedur Pemeriksaan Darah?

Mengapa Harus Ada Prosedur Pemeriksaan Darah?

TEST darah atau pemeriksaan darah menjadi hal yang jamak dijalani pasien kala menjalani perawatan/pengobatan ke dokter. Entah itu dokter (yang bertugas) di rumah sakit, di puskesmas, maupun di klinik-klinik.

Dokter butuh informasi lebih mendetail seputar kondisi si pasien, melalui bacaan ekstraksi sel darah secara laboratories.

Prosedur pemeriksaan darah ini lazim  digunakan untuk mendeteksi penyakit tertentu yang dialami pasien.  

Hasil laborat tes darah juga bisa digunakan untuk mengetahui fungsi organ, mendeteksi racun dalam darah, ataupun gambaran kondisi kesehatan/klinis pasien berdasarkan keluhan yang dideritanya.

“Hasil pemeriksaan darah akan membantu dokter untuk memberikan terapi pengobatan yang sesuai dengan keluhan pasien,” terang Dokter Spesialis Patologi Klinik RSUD dr. Iskak, dr. Henny Rahmar RY, Sp. PK

Proses pemeriksaan darah ini biasanya dilakukan di laboratorium yang memiliki peralatan memadai untuk membaca hasil ekstraksi sel darah.

Prosedurnya, petugas medis ataupun tim laborat akan mengambil sampel darah pasien untuk kemudian diperiksa menggunakan alat tertentu.

Pengambilan sampel darah ini biasanya tidak lebih dari 5 cc saja, kemudian akan dilakukan proses pemeriksaan laboratorium.

Petugas laborat akan membutuhkan beberapa menit untuk mendapatkan hasil pemeriksaan sampel darah. Dan setelah (data laboratorium) keluar, informasi hasil laborat yang dicetak dalam lembaran kertas yang menyajikan data hasil pemeriksaan darah (biasanya disertai angka-angka), akan menjadi acuan dokter dalam melakukan tindakan pengobatan selanjutnya.

“Pengambilan sampel itu sudah diatur,  volume darah orang dewasa itu rata-rata 5.000 cc, yang diperlukan cuma 5 cc saja,” katanya.

Selain memeriksa sampel darah, laboratorium juga memiliki kapasitas memeriksa kandungan zat dalam sampel urine dan cairan tubuh lainnya. Misal sampel cairan paru-paru.

“Sebenarnya untuk mengetahui jenis-jenis sel yang ada di dalam darah dan kandungan di dalam serum. Jadi pasien tidak perlu takut, harus rileks supaya proses pengambilan darah berlangsung lancar,” tuturnya.

“Durasi pengambilan darah setiap orang  tidak sama, bergantung jenis pemeriksaan apa yang dibutuhkan oleh dokter pasien,” tambahnya.

Terkadang, pada proses pengambilan darah pada sebagian pasien mengalami kesulitan karena pembuluh darahnya kecil, atau bisa juga menyempit karena takut. “Pada sebagian pasien merasakan sakit karena rasa takut, maka akan menimbulkan pembuluh darahnya sulit dicari,” terangnya. (PKRS/MFW)

Alamat

Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kedung Taman, Kedungwaru, Kec. Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur 66223

Telp. (0355) 320119