Butuh panggilan darurat medis dan non-medis? Call PSC kabupaten Tulungagung di 0355-320119 atau gunakan aplikasi PSC 119 Kabupaten Tulungagung, download di sini

Mengenal Hernia Pada Anak dan Cara Mengobatinya

Mengenal Hernia Pada Anak dan Cara Mengobatinya

ORANG tua tak perlu khawatir jika menemukan benjolan lunak di pusar bayi yang sering disebut pusar bodong, akan tetapi tidak boleh terlalu disepelekan.

dr. Muhammad Anas, Sp. B dokter, spesialis bedah RSUD dr. Iskak mengatakan, benjolan yang muncul di pusar bayi saat berada di dalam kandungan, kemudian semakin terlihat setelah bayi dilahirkan, dalam istilah medis disebut hernia umbilikalis.

“Jika bayinya mengalami hal ini, orang tua tidak perlu khawatir karena masih bisa ditangani dengan tindakan medis namun tidak boleh disepelekan,” kata dokter Anas dalam acara edukasi kesehatan melalui siaran Radio Liur FM pada Rabu 10 Februari 2021.

Menurutnya, hernia umbilikalis terjadi karena lubang pusar bayi tidak menutup dengan sempurna. Akibatnya terdapat lubang kecil yang membentuk benjolan akibat dorongan dari dalam perut.

“Kelainan benjolan tersebut bisa jadi isinya hanya kelenjar seperti air bening, bisa dari usus, atau karena faktor lainnya,” bebernya.

Masih menurut dokter Anas, benjolan pada pusar bayi sejak lahir akan menutup dengan sendirinya. Akan tetapi, jika bayi telah mencapai usia 12 bulan, lalu di pusar terdapat benjolan maka perlu dilakukan tindakan medis.

”Tindakan medis tidak harus dengan operasi, sebelumnya kita lakukan evaluasi terlebih dahulu, atau dengan pemeriksaan USG (Ultrasonography) untuk mengetahui seberapa besar diameter lubangnya,” jelasnya.

Selanjutnya, usai evaluasi penderita tuntas dan tindakan USG pertama selesai, kemudian akan dilakukan pemeriksaan USG kedua pada 12 bulan kemudian, untuk mengetahui karakter lubang dibalik benjolan tersebut.

”Jika karakter lubangnya selama setahun itu mengecil berarti tidak perlu dilakukan tindakan operasi, akan tetapi jika lubangnya mengalami perubahan diameter lebih besar daripada sebelumnya maka baru dilakukan pendekatan operasi,” tambahnya.

Menurutnya, jika gangguan hernia umbilikalis tidak segera diobati, maka benjolan akan semakin membesar. Tentu kemudian hari akan dapat menimbulkan ganguan psikologi si anak saat beranjak ke usia tumbuh besar.

”Pastinya anak akan malu karena mempunyai kelainan (pusar agak menonjol keluar) di area tersebut dan tidak boleh dipijat,” katanya.

Selain gangguan hernia umbilikalis, bayi di dalam kandungan bisa juga mengalami gangguan hernia inguinalis. Pada prinsipnya gejala gangguannya sama, yaitu terdapat benjolan namun berbeda tempat. Hernia inguinalis ditandai dengan benjolan di area selangkangan. ”Untuk mengetahui lebih jelas mengenai hernia sebaiknya orang tua konsultasi ke pelayanan kesehatan terdekat agar mendapatkan solusi pengobatan yang tepat sesuai dengan gejala yang dialami oleh bayi,” tutupnya. (PKRS/MFW)

Alamat

Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kedung Taman, Kedungwaru, Kec. Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur 66223

Telp. (0355) 320119