Butuh panggilan darurat medis dan non-medis? Call PSC kabupaten Tulungagung di 0355-320119 atau gunakan aplikasi PSC 119 Kabupaten Tulungagung, download di sini

Mengharukan! Isak Tangis Warnai Istigotsah Kubro Virtual yang digelar PKRS RSUD dr. Iskak

Mengharukan! Isak Tangis Warnai Istigotsah Kubro Virtual yang digelar PKRS RSUD dr. Iskak

RITUAL doa bersama yang dikemas dalam bentuk istigotsah virtual yang digelar tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (RSUD) dr. Iskak pada Jumat, 22 Januari 2021, diwarnai suasana haru-biru. Isak tangis mengiringi untaian doa para nakes (tenaga kesehatan) dan karyawan manakala mereka teringat beberapa rekannya yang telah meregang nyawa, di tengah perjuangan bersama melawan COVID-19.

Pandemi yang masih membentang di depan mata dan korban yang terus berjatuhan membuat seluruh jamaah virtual zoom yang diikuti kurang-lebih 500 nakes dan karyawan tampak menghayati jalannya istigotsah kubro, dari awal hingga akhir. Mereka semua bertafakur. Bermunajat dengan menundukkan kepala dan menutup mata saat mendengarkan K.H Zaenal Hafidz memimpin doa dengan sangat khusyuk.

Kegiatan istigotsah kubro perdana di tahun 2021 dan digelar secara virtual memanfaatkan aplikasi zoom meeting tersebut dibuka langsung oleh Ketua PKRS RSUD dr. Iskak Tulungagung, dr. Moch Mundir Arif, SP. THT-KL. Kegiatan itu juga disiarkan secara live melalui kanal Youtube, Facebook dan Instagram milik RSUD dr. Iskak, yang berpusat di ruang studio rumah sakit plat merah milik Pemkab Tulungagung tersebut..

“Kesempatan (istigotsah kubro) ini untuk memohon kepada Allah SWT supaya mendapatkan perlindungan dan keselamatan seluruh karyawan rumah sakit dalam tugasnya serta untuk kesehatan dan kesembuhan para pasien,” ucap dr. Mundir Arif membuka acara.

Tak lupa dia berpesan kepada seluruh karyawan juga warga yang sempat ikut kegiatan istigotsah secara daring itu agar bisa terus mengikuti ritual doa bersama secara rutin.

Sebab kegiatan ini merupakan ikhtiar untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, dengan harapan senantiasa mendapatkan perlindungannya meskipun berkerja dalam situasi pandemi COVID-19 seperti sekarang.

“Sebaik-baiknya kita gunakan pekerjaan kita untuk beribadah pada Allah SWT. Bekerja jangan karena gaji ataupun lainnya. Tetap semangat meskipun pekerjaan ini mempunyai tingkat risiko masing-masing,” tambahnya.

Senada dengan dr. Mundir, K.H. Zaenal Hafidz yang memimpin jalannya istighotsah dan doa bersama secara virtual itu juga memberikan sekilas tausyiah menyentuh para jamaah zoom yang berlangsung selama 60 menit, mulai pukul 08.30 WIB hingga 09.30 WIB.

“Kalau kita mau melihat jauh ke belakang, bahwa kita sudah diperlihatkan kebesaran Allah yang sungguh luar biasa. Allah menurunkan virus corona. Tapi belum ada setahun (dampaknya) sudah tak karuan,” ucap KH Zaenal Hafidz sambil mengusap air mata.

Ia pun mengingatkan, bahwa Allah SWT Maha Luas (Jembar). Sebelum adanya musibah pandemi COVID-19 semua orang masih bebas.

Namun sekarang keadaan sudah berbeda. Interaksi sosial tidak lagi leluasa. Ini tak hanya dirasakan masyarakat yang di Indonesia, tapi merata di seluruh dunia.

Ujian ini kiranya bisa menjadi pelajaran dan pengalaman supaya tidak mudah menyerah. Tidak mudah putus asa dalam keadaan apapun. Sebab, tidak ada seorang pun yang dapat mencegah kalau semua sudah menjadi kehendak-Nya.

“Ingatlah bahwa semua terjadi atas kehendak-Nya. Coba bayangkan setahun yang lalu kita bebas. Lima tahun, tujuh tahun yang lalu, 10 (tahun) sampai 21 tahun yang lalu kita leluasa. Kita bebas enggak ada apa-apa. Tapi sekarang?! Ini menjadi gambaran kepada kita semua, betapa besar kekuasaan Allah. Ini menjadi sentilan kepada kita semua, umat-Nya, untuk senantiasa meng-imani-Nya. Mendekatkan diri kepada Allah SWT,” tandas K.H. Zaenal Hafidz.

Lanjut dia, bahwasanya Allah memberikan musibah atau kematian itu tidak hanya lewat virus corona saja. Masih banyak sekali yang lain.

Sesuai dengan keadaan sekarang, sepatutnya untuk lebih profesional dengan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. “Hanya kepada-Nya lah kita berlindung. Mari kita semua bersikap profesional dengan mematuhi semua peraturan protokol kesehatan yang ada. Mari (semua) meningkatkan keimanan kita supaya imunitas tubuh meningkat dan tidak meninggalkan pola dan gaya hidup sehat,” ujarnya. (PKRS/MFW)

0 Komentar

Alamat

Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kedung Taman, Kedungwaru, Kec. Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur 66223

Telp. (0355) 320119