Butuh panggilan darurat medis dan non-medis? Call PSC kabupaten Tulungagung di 0355-320119 atau gunakan aplikasi PSC 119 Kabupaten Tulungagung, download di sini

Menuju Single Data Kesehatan, Pemkab Tulungagung Luncurkan SIKESTA

Menuju Single Data Kesehatan, Pemkab Tulungagung Luncurkan SIKESTA

PEMERINTAH Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Senin (30/11/2020) meluncurkan program Sistem Informasi Kesehatan (SIKESTA) berbasis digital yang bisa mengintegrasikan seluruh informasi kesehatan dalam satu program berbasis digital. Launching SIKESTA itu menandai pula dioperasionalkannya produk jasa layanan kamar operasi khusus COVID-19 Berstandar Internasional yang telah dipersiapkan selama tiga bulan terakhir di RSUD dr Iskak.

Peresmian program atau aplikasi ini dipimpin oleh Sekda Tulungagung Sukadji didampingi Kepala Dinas Kesehatan Tulungagung dr. Kasil Rokhmad, MMRS dan Direktur RSUD dr Iskak, dr. Supriyanto Dharmoredjo, Sp.B, M.Kes.

“Sistem ini dirancang untuk membantu dalam pelayanan kesehatan yang ada,” kata Sekda Tulungagung, Sukadji dikonfirmasi usai peluncuran program yang digelar di Pendopo Kongas Arum Kusumaningbongso, Tulungagung.

Dengan aplikasi SIKESTA, riwayat kesehatan individu warga dapat ditelusuri hanya dalam satu genggaman.

Fungsinya mirip rekam medik yang dikemas secara digital. Data dan riwayat kesehatan warga bisa dilacak hanya dengan cukup mengetik nama dan alamat, maka seluruh informasi kesehatan yang bersangkutan akan muncul.

“Ini sangat bagus sekali. Untuk mengetahui data kesehatan individu warga, cukup ketik nama dan alamat, maka seluruh informasi kesehatan warga yang dicari akan muncul,” katanya.

Lanjut dia, program/aplikasi SIKESTA adalah salah satu pemanfaatan teknologi dalam pelayanan masyarakat. Ia menyebut Inovasi bidang kesehatan perlu terus dikembangkan guna mengoptimalkan sistem pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Data SIKESTA akan terkoneksi dengan seluruh fasilitas kesehatan yang ada di Tulungagung, baik milik pemkab maupun swasta.

Dijelaskan Kasil, ide pembuatan software SIKESTA muncul dari persoalan sistem penyusunan laporan kesehatan masyarakat yang selama ini masih konvensional.

Petugas kesehatan terlalu banyak membuat laporan untuk satu pasien saja, sehingga dianggap boros kertas, tenaga dan biaya.

Hal ini dianggap merepotkan dalam pelayanan kesehatan, sehingga dibuatkan software khusus untuk membuat sistem pelaporan yang lebih terintegrasi, berbasis digital. Software dalam bentuk aplikasi itu kemudian diberi nama SIKESTA.

“Hanya perlu mengetik nama dan alamat sudah bisa untuk laporan yang sudah ada,” terang kasil.

Salah satu fungsi program ini, kata Kasil, adalah untuk memetakan gangguan kesehatan di suatu wilayah, sehingga permasalahan kesehatan di masyarakat bisa segera dicari solusinya.

“Di wilayah itu ada risiko (kesehatan) apa saja sih pada masyarakat yang perlu dikunjungi,” katanya.

Dengan pemetaan ini bisa diketahui jumlah ibu hamil berisiko, penderita diabetes, hingga jumlah pasien COVID-19 di setiap desa/kelurahan.

Namun, program tersebut nantinya hanya bisa diakses oleh petugas kesehatan. Masyarakat bisa mengakses, akan tetapi sebatas yang terkait kesehatan ibu dan anak (KIA).

Dalam kesempatan peluncuran itu,  Pemkab Tulungagung juga diberikan santunan pada keluarga emoat tenaga kesehatan (nakes) yang gugur akibat COVID-19. Tidak lupa, Sekda Sukadji dan Pemkab Tulungagung juga mengucapkan terima kasih pada nakes yang telah berjuang melawan COVID-19 di Kabupaten Tulungagung.
(PKRS)

0 Komentar

Alamat

Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kedung Taman, Kedungwaru, Kec. Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur 66223

Telp. (0355) 320119