Butuh panggilan darurat medis dan non-medis? Call PSC kabupaten Tulungagung di 0355-320119 atau gunakan aplikasi PSC 119 Kabupaten Tulungagung, download di sini

Pandemi Covid-19 Membikin Orang Tua jadi Guru Dadakan

Pandemi Covid-19 Membikin Orang Tua jadi Guru Dadakan

TANPA disengaja, pandemi corona telah menyebabkan pekerjaan orang tua bertambah. Dari semula sebatas mengasuh dan mendidik anak pada saat di rumah dan di luar sekolah, kini juga harus mampu mengajar laiknya guru di sekolah.

Hal inilah yang membuat orang tua menjadi guru dadakan di dalam keluarga. Pada sebagian besar kasus, tugas baru itu dibebankan kepada ibu, karena berada di rumah lebih lama.

Pemahaman seperti itu tentu keliru. Sebab, tanggung jawab mendidik menjadi tanggung jawab ayah dan ibu.

Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa RSUD dr Iskak Tulungagung, dr. Predito Prihantoro, Sp.KJ menjelaskan, peran mendampingi anak tidak harus melulu diserahkan seluruhnya kepada seorang ibu.

Peran ayah sebagai pekerja, menurutnya harus ambil bagian juga dalam mendampingi anak belajar di rumah.

“Jika dibebankan kepada ibu, ujung-ujungnya tekanan kepada ibu dan anak, hasilnya bisa menyebabkan stres,” kata Predito saat acara talkshow interaktif dengan topik “Mendampingi Anak Belajar Di Rumah saat Pandemi COVID-19”, Kamis, 28 Januari 2021.

Kata Predito, seorang ayah bisa berinisiatif melakukan kesepakatan dengan anak, seperti waktu belajar dengan ayah dilakukan seusai pulang bekerja. “Kalau anak dilibatkan, rasa tanggung jawab juga tumbuh,” jelasnya.

”Jika ada perubahan kesepakatan, ayah perlu memberi tahu secepatnya, seperti ayah lembur kerja, sehingga belajar agak malam,” ujarnya.

– BACA JUGA –

Tips Mendampingi Anak Belajar di Rumah saat Pandemi COVID-19

Saat disinggung, anak cenderung lebih memilih bermain game daripada mengerjakan tugas.

Menurut Predito, orang tua bisa memodifikasi tugas menjadi sesuatu hal yang menarik. Seperti jadwal bisa dilakukan secara bertahap.

”Kembali lagi ke kesepakatan, orang tua sangat berperan untuk melibatkan anak,” katanya.

Sementara itu, Dr. Chusnul Chotimah, Kapus Penelitian dan Publikasi LP2M IAIN Tulungagung mengamini penjelasan terkait kesepatakan antara orang tua dan anak.

Menurutnya, kalau di sekolah, tugas guru yang mendidik. “Sekarang tugas orang tua sekaligus guru, begitu juga dalam mendidik aspek spiritualnya,” kata dia. ”Orang tua memberikan contoh, nantinya ditiru anak, lama-lama akan membentuk pola,” kata Chusnul.(PKRS/MAS)

0 Komentar

Alamat

Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kedung Taman, Kedungwaru, Kec. Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur 66223

Telp. (0355) 320119