Pesan Hari Anak Nasional: Anak Terlindungi, Indonesia Maju

Pesan Hari Anak Nasional: Anak Terlindungi, Indonesia Maju

HARI Anak Nasional diperingati setiap tanggal 23 Juli. RSUD dr. Iskak melalui PKRS (Promosi Kesehatan Rumah Sakit) memperingati hari anak dengan menggelar talkshow interaktif bersama dokter spesialis anak RSUD dr. Iskak dr. Emi Yulianti, Sp. A.

Tema yang diusung adalah “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”. dr. Emi mengatakan hak-hak anak harus dilindungi dan dicukupi, seperti hak anak untuk mendapatkan gizi, pendidikan, kasih sayang, pelayanan kesehatan yang baik, melindungi anak dari penyakit, melindungi anak dari kekerasan secara fisik, dan lain sebagainya.

”Orang tua harus berupaya agar anak tetap ceria seperti pada masa pandemi ini, yakni dengan memberikan dan melindungi hak-hak anak” kata dr. Emi pada acara talkshow yang disiarkan secara langsung di YouTube, Facebook, dan Instagram pada Hari Senin, 26 Juli 2021.

Di era pandemi COVID-19 ini, terdapat beberapa ibu yang menyusui terkonfirmasi positif Korona. Hal ini tentunya membikin si ibu harus isolasi mandiri.

Dokter Emi menjelaskan, asupan ASI (Air Susu Ibu) menjadi salah satu contoh hak anak yang harus dilindungi dan dicukupi. Ibu yang isoman tadi masih bisa menyusui anaknya dengan menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker.

Asupan ASI buat bayi sangat penting, supaya ASI buat pertumbuhan bayi yang optimal. Selain itu, ibu yang menyusui secara psikologis akan terjaga dengan baik karena tidak merasa dipisahkan dengan bayinya.  

Untuk balita yang sudah mulai makan, maka harus dijaga asupan nutrisinya. ”Tidak perlu mahal – mahal untuk makanannya, bisa dari sayur-sayuran, ikan laut, buah-buahan,” terang dokter spesialis anak ini.

Selanjutnya anak perlu dibiasakan untuk menjalankan pola hidup yang sehat. Dalam hal ini, anak biasanya mencontoh kebiasaan orang tua, sehingga ayah – ibu perlu memberikan teladan yang bagus, seperti menjalankan protokol kesehatan secara tertib.

Dokter Emi mengatakan, anak biasanya tidak tahan memakai masker karena risih. Orang tua disarannkan untuk tak lelah membimbing anaknya untuk memakai masker.

Orang tua dihimbau tidak mengajak anak keluar rumah atau pergi ke kerumunan jika tidak terlalu amat penting, karena si anak juga bisa tertular COVID-19.

”Jika anak sakit yang kondisinya berat, orang tua harus membawa anaknya ke fasilitas kesehatan terdekat,” ujar dr. Emi.

Sementara itu, untuk imunisasi, seperti vaksinasi COVID-19 bisa diberikan, asalkan usianya adalah 12 tahun ke atas. Imunitas anak yang berusia 12 tahun sudah seperti orang dewasa. Pemerintah sendiri sudah mulai menjalankan vaksinasi COVID-19 untuk anak. ”Berdasarkan penelitian, anak bisa lebih parah terkena korona. Upaya pencegahan salah satunya adalah vaksinasi,” tutupnya. (PKRS/MAS)

Alamat

Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kedung Taman, Kedungwaru, Kec. Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur 66223

Telp. (0355) 320119