Pelayanan Poli Spesialis Eksekutif buka setiap hari kerja mulai jam 07.00 s/d 14.00 WIB dan Sore hari mulai jam 16.00 s/d 18.00 WIB dengan jadwal dokter yang sudah ditentukan. Peserta BPJS bisa memanfaatkan poliklinik spesialis ini dengan sharing biaya.
PENYEDIAAN fasilitas poli eksekutif adalah representasi respon RSUD dr Iskak menindaklanjuti besarnya animo masyarakat akan layanan medis rawat jalan dengan standar pelayanan cepat, paripurna dan bisa memilih penanganan dokter sesuai keinginan pasien. RSUD dr Iskak terus meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. Salah satunya melalui produk jasa layanan ‘Poli Eksekutif’.
Label eksekutif sengaja disematkan karena poli ini merupakan pelayanan kesehatan dokter spesialis yang lebih baik dari poli umum. Di poli eksekutif, pasien bisa memilih dokter spesialis yang dikehendaki. Misal untuk poli jantung.
Ada beberapa dokter spesialis yang praktek, dengan jam praktek berbeda. Ini artinya, dokternya bisa memilih sesuai dengan permintaan pasien dan keluarga pasien. Untuk jadwal dokter yang praktek, pasien bisa melihat pada pengumuman yang ada. Setiap dokter spesialis mempunyai jadwal praktek yang berbeda.
Kepala Poli Eksekutif RSUD dr Iskak, dr. Mochammad Mundir Arif, Sp.THT-KL menjelaskan, kelebihan lainnya dari poli ini adalah antrian yang tidak terlalu panjang jika dibandingkan dengan poli umum. antrian yang tidak terlalu panjang ini lantaran pasien bisa memilih kapan untuk melakukan kunjungan sesuai jadwal praktek dokter spesialis yang dikehendaki.
“Misalkan pasien ingin kontrol ke dokter spesialis A, dia bisa bertemu asalkan ada jam praktek,” terang dr Mundir. Untuk obat yang diberikan pada pasien pun tidak ada perbedaan dengan pasien poli umum. Asalkan obat itu ada dalam daftar obat di RSUD dr Iskak.
OPTIMALKAN LAYANAN
Sejak pertama produk jasa layanan ini dibuka, animo masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan di poli eksekutif kian besar. Hal ini membuat manajemen RSUD dr Iskak kewalahan. Apalagi saat itu kekurangan ruang pemeriksaan, seiring semakin banyaknya jumlah dokter spesialis yang praktek di poli eksekutif. Hingga saat ini saja, misalnya, tercatat ada 45 dokter spesialis yang melakukan praktek di poli eksekutif. Dan untuk mengatasinya, manajemen terpaksa memanfaatkan 10 ruang perawatan paviliun yang alihfungsikan menjadi ruang pemeriksaan dokter spesialis, tutur dr Mundir.



