Remaja Perempuan Paling Rentan Alami Anemia

Remaja Perempuan Paling Rentan Alami Anemia

JIKA remaja disebut sebagai kelompok usia rentan terkena anemia atau gejala kekurangan darah, maka yang ber-gender perempuan lah di kelompok ini yang paling dominan.

Kenapa demikian? Ya salah satunya karena perempuan mengalami menstruasi. Wanita mengalami perdarahan setiap bulannya saat menstruasi.

Masalah serius yang berdampak anemia muncul manakala menstruasi berlangsung cukup lama dan jumlah darah yang keluar sangat banyak. Akibatnya, tubuh akan kekurangan zat besi.

Selain itu, wanita yang hamil pun rentan mengalami anemia defisiensi besi, karena zat besi dalam tubuhnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan darah dalam tubuhnya yang meningkat, serta memenuhi kebutuhan hemoglobin untuk perkembangan janin.

Itulah mengapa ibu hamil disarankan untuk banyak mengonsumsi makanan yang kaya akan zat besi.

-BACA JUGA-

Pentingnya Mencegah Anemia di Masa Pandemi
GIZI SEIMBANG = KUNCI PENCEGAHAN ANEMIA

Kepala Instalasi Gizi di RSUD dr Iskak Ratih Puspitaningtyas, S. Gz. RD mengatakan, pada kasus remaja putri gejala anemia menyebabkan semangat belajar menurun, produktivitas ikut drop dan berbagai masalah kesehatan bermunculan.

”Kami sarankan untuk memperbaiki pola hidup sehat dan seimbang. Itu harus dilakukan sejak anak masih remaja khususnya pada perempuan,” kata Ratih siang itu dalam dialog virtual di sosmed RSUD dr. Iskak dengan tema “Remaja Sehat Bebas Anemia”, 25 Januari 2021.

Kata dia, apabila anak remaja mengalami anemia, maka harus segera ditanggulangi sejak dini. Tindakan cepat menangani gejala anemia ini penting supaya remaja bersangkutan terhindar dari dampak buruk di masa depan.

Ingat! anemia bisa menimbulkan masalah kesehatan gizi jangka panjang yang kemungkinan terjadi pada usia dewasa.

“Misalnya remaja perempuan, apabila dia telah dewasa dan hamil dapat beresiko mengalami keguguran, kematian ibu hamil, dan beresiko melahirkan bayi prematur dan beresiko melahirkan bayi dengan berat badan dibawah normal,” terang Ratih Puspitaningtyas

Sementara itu, remaja dapat dikatakan mengalami anemia apabila kadar hemoglobin yang ada di dalam sel darah kurang dari ukuran standar. Ia menambahkan pada remaja perempuan dan laki laki mempunyai takaran kadar hemoglobin yang berbeda. “Jika pada wanita kadar hemoglobinya kurang dari 12 gram per desiliter (g/dl) sedangkan pria kurang dari 13 gram per desiliter (g/dl) maka dapat dikatakan mereka anemia,” tandasnya.(PKRS/MFW/MA)

0 Komentar

Alamat

Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kedung Taman, Kedungwaru, Kec. Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur 66223

Telp. (0355) 320119