Butuh panggilan darurat medis dan non-medis? Call PSC kabupaten Tulungagung di 0355-320119 atau gunakan aplikasi PSC 119 Kabupaten Tulungagung, download di sini

Resmi, Program Vaksinasi Covid-19 di Tulungagung Dimulai

Resmi, Program Vaksinasi Covid-19 di Tulungagung Dimulai

Program vaksinasi Covid-19 telah resmi dimulai di Kabupaten Tulungagung pada Kamis (28-1-2021). Sejumlah pejabat Forkompinda Tulungagung dan tokoh publik hadir di di pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso sejak Kamis pagi. Saat acara vaksinasi, tidak semua lolos screening kesehatan. Dari 20 orang penerima vaksin, ada empat orang yang sakit, seperti flu hingga hipertensi.

Kepala Dinas Kesehatan (dinkes) Kabupaten Tulungagung, dr. Kasil Rochmat mengatakan sebelum menyuntikkan vaksin, tim vaksinator mengecek kondisi tubuh para penerima vaksin. ”Ada empat tadi yang tidak boleh menerima vaksin, kebanyakan tekanan darahnya tinggi,” kata dia seusai mendapatkan vaksin.

Dari pantauan, nama pertama yang dipanggil untuk ke tes kesehatan di meja 1 adalah Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung, Sumaryono. Untuk diketahui, ada empat meja tahapan dalam program vaksinasi, yaitu meja 1 untuk pendaftaran, meja 2 digunakan screening kesehatan, meja 3 pelaksanaan vaksin, meja 4 pelaporan dan evaluasi – edukasi dan observasi selama 30 menit.

Nah, Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung, Sumaryono tidak sampai melangkah ke meja 3 untuk pelaksanaan vaksinasi. Ia kembali ke tempat duduknya. ”Setelah dicek tadi, tekanan darahnya tinggi, jadi tidak boleh menerima vaksin,” jelas Kepala Dinkes Tulungagung, dr. Rochmat Kasil.

”Satu hari sebelumnya sudah screening, tekanan darahnya juga tinggi,” imbuhnya.

dr. Kasil Rochmat melanjutkan, aturan ini juga berlaku untuk tenaga kesehatan (nakes) yang menjadi penerima vaksin prioritas. Di Tulungagung terdapat 4.000 nakes yang tersebar paling banyak di RSUD dr Iskak, jumlahnya 1.400. Nakes lainnya tersebar di 32 puskesmas dan 7 rumah sakit.

”Bagi yang gagal menerima vaksin, bisa menunggu beberapa hari, setelah membaik, bisa ke faskes untuk cek kesehatan lagi, kalau sehat bisa mendapatkan vaksin,” ungkapnya.

Di tengah-tengah acara vaksinasi, Direktur RSUD dr Iskak, dr. Supriyanto yang batal menerima vaksin karena flu. Ia mendekat ke meja 3, yaitu meja untuk penyuntikan. dr. Supriyanto langsung meminta sarung tangan untuk menyuntik dr. Kasil Rochmat, Kepala Dinkes Tulungagung. Hal itu membuat suasana di pendopo menjadi cair dan jauh dari ketegangan.

Sementara itu, Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo tidak menerima vaksin karena sudah lansia. Ia turut hadir untuk membuka Pencanangan Vaksinasi Covid-19. Ia mengatakan dampak Covid-19 sangat besar, seperti melemahnya investasi, usaha warga yang menurun, hingga sektor pariwisata. ”Pemerintah sudah melakukan intervensi dengan protokol kesehatan,” kata Maryoto.

”Intervensi selanjutnya dengan pencanangan vaksinasi Covid-19 agar semua masyarakat bisa tetap sehat,” imbuhnya. Tampak di antara tokoh publik yang hadir dalam program vaksinasi perdana, yaitu seluruh unsur Forkopimda Tulungagung kecuali Bupati Maryoto Birowo karena sudah lansia, Direktur RSUD dr. Iskak, dr. Supriyanto, Sp.B, M.Kes, Kadinkes dr. Kasil Rokhmat, Sekda Sukadji, Ketua DPRD Tulungagung Sumaryono, Ketua PCNU Tulungagung, Ketua Gereja, Ketua IDI, Ketua PPNI, Ketua IBI dan sejumlah tokoh masyarakat lain.(*)

0 Komentar

Alamat

Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kedung Taman, Kedungwaru, Kec. Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur 66223

Telp. (0355) 320119