Butuh panggilan darurat medis dan non-medis? Call PSC kabupaten Tulungagung di 0355-320119 atau gunakan aplikasi PSC 119 Kabupaten Tulungagung, download di sini

Rhinoplasty, Bedah Plastik Medis untuk Bikin Hidung Lebih Mancung

Rhinoplasty, Bedah Plastik Medis untuk Bikin Hidung Lebih Mancung

HIDUNG yang mancung dipercaya bisa menambah kepercayaan diri. Maka tak heran, sebagian orang yang merasa kurang percaya diri dengan hidungnya, sehingga melakukan berbagai cara, salah satunya operasi plastik untuk hidung atau rhinoplasty, bisa membikin hidung lebih cantik dan ideal.

Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik dari Poli Estetika RSUD dr. Iskak, dr. Santi Devina, Sp. BP-RE mengatakan hidung yang ideal itu bentuknya proporsional. Selain itu juga jarak hidung dengan organ seperti mata, mulut dan lainnya juga seimbang.

”Tidak semua orang memiliki hidung yang proporsional, mungkin faktor keturunan atau akibat dari kecelakaan,” kata dr. Santi di acara talkshow interaktif di kanal Youtube, Facebook, dan Instagram RSUD dr. Iskak pada Senin. 22 Februari 2021.

Lanjutnya, Dokter Santi, anatomi hidung yang terdiri dari bagian atas dan bawah. Bagian atas dari hidung adalah tulang, sedangkan di bagian bawahnya adalah tulang rawan. Struktur tulang rawan, tulang, kulit, atau kombinasi ketiganya, dapat direkayasa melalui prosedur operasi hidung.

Nah, prosedur operasi hidung yang dijalani oleh setiap orang berbeda-beda, tergantung kepada kondisi dan tujuannya.

Penggunaan materi tambahan atau implan untuk membentuk hidung dengan pilihan dua cara, memakai bahan silikon padat dan diambil dari tubuh pasien, seperti tulang iga yang rawan. ”Saat ini trennya, yaitu operasi hidung dengan memakai tulang iga yang rawan karena lebih alami daripada memakai silikon,” kata Dokter Santi.

Operasi dilakukan dengan pembiusan, setelah itu mengambil tulang iga. Kemudian dilanjutkan dengan operasi hidung dengan memakai tulang iga tadi. ”Operasi hanya sekali, seperti mengambil tulang iga yang rawan dan operasi hidung,” bebernya

”Biasanya mulai pasien cek kesehatan hingga operasi, membutuhkan waktu tujuh hari,” imbuh dokter Santi.

Cek kesehatan ditujukan untuk mengetahui riwayat penyakit pasien, jika memiliki penyakit pembekuan darah, penyakit ginjal, penyakit liver dan sebagainya tidak dianjurkan untuk menjalani rhinoplasty.

Menurutnya, pasien yang ditangani memiliki rentan usia dari 18 hingga 35 tahun. Tidak terpaku gender perempuan saja, dokter Santi mengatakan pasien pria juga ada yang menjalani rhinoplasty.

Bagaimana dengan bekas luka operasi hidung? Dokter Santi menjamin tak akan terlihat jelas, karena luka operasi berada bagian yang tersembunyi atau bagian di dalam hidung. ”Luka operasi pasti ada, namun tak terlihat, karena kami bedah di dalam hidung,” jawabnya. Biaya untuk mempercantik hidung di Poli Estetika RSUD tidak ditanggung BPJS. Biasanya kisaran Rp6 juta hingga Rp25 juta, tergantung dengan rhinoplasty yang dipilih oleh pasien. (PKRS/MAS)

Alamat

Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kedung Taman, Kedungwaru, Kec. Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur 66223

Telp. (0355) 320119