RSUD dr. Iskak Tingkatkan Pelayanan untuk Pasien COVID-19

RSUD dr. Iskak Tingkatkan Pelayanan untuk Pasien COVID-19

DI TENGAH wabah pandemi COVID-19 gelombang dua, RSUD dr. Iskak meningkatkan pelayanan untuk pasien yang terinfeksi virus Korona. Yakni menambah tempat tidur di IGD (Instalasi Gawat Darurat) yang semula 18 tempat tidur menjadi 45 tempat tidur.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD dr. Iskak, dr. Zuhrotul Aini, Sp.A. mengatakan beberapa minggu yang lalu terjadi penambahan pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19. Hal ini membikin tempat tidur di IGD yang semula 18 unit kurang mencukupi.

”Kami menambah fasilitas dari 18 tempat tidur menjadi 45 tempat tidur di IGD,” terang dokter Aini, beberapa waktu lalu.

Pada bulan Juli ini, load antrean pasien COVID-19 meningkat daripada bulan-bulan sebelumnya. Untuk merespon trend ini yang hampir terjadi di setiap daerah di Indonesia, manajemen RSUD dr. Iskak yang juga menjadi rumah sakit rujukan layanan pasien COVID-19, memutuskan untuk menambah tempat tidur khusus pasien Korona.

Dengan penambahan tempat tidur tersebut, maka semua ruang IGD dialih fungsikan untuk pasien COVID-19 saja, serta untuk pasien yang kritis atau red zone. Sedangkan pasien non-COVID-19 dilayani di Ruang Virtual dengan kapasitas 20 tempat tidur.

”Pasien yang masuk drop zone, langsung dicek, apakah ada tanda-tanda COVID-19 atau tidak, jika tidak dilayani di IGD non-COVID-19, ruang virtual sebelah timur rumah sakit,” papar dr. Aini.

Pemisahan pasien COVID-19 dan non-COVID-19 bertujuan untuk melindungi pasien dan nakes (tenaga kesehatan) sendiri. Sehingga penanganan medis bisa lebih optimal dan efisien.

Untuk ruang tunggu IGD, dokter Aini menjelaskan bahwa terjadi pemindahan lokasi bagi keluarga pasien yang menunggu. Strategi ini tentunya untuk melindungi keluarga pasien dari terpapar COVID-19.

”Ruang tunggu IGD juga berubah, yang semula di teras IGD, kami pindahkan di seberang IGD atau tempat parkir mobil ambulan,” kata dokter spesialis anak ini.

Tidak hanya penambahan bed di IGD, untuk rawat inap juga terjadi penambahan menjadi 370 tempat tidur di gedung lama untuk pasien COVID-19. Sebenarnya kapasitas di gedung lama mencapai 400 tempat tidur, namun karena ruangan untuk pasien COVID-19 memiliki syarat-syarat tertentu, sehingga bisa menampung 370 pasien.

Dalam beberapa minggu ini, tingkat keterisian tempat tidur atau BOR (Bed Occupancy Rate) rumah sakit di gedung lama mencapai 80 persen.

Sementara itu, pasien non-COVID dilayani di gedung rawat inap baru, yakni Graha Mandiri yang memilliki lima lantai dengan 133 kamar, gedung ini baru diresmikan pada awal bulan April 2021 lalu.

Kamar-kamar layanan rawat inap untuk kelas 1 dan kelas 2 dikonsentrasikan di lantai 2 dan 3 dengan rincian masing-masing lantai tersedia 42 bed untuk pasien kelas 1 dan empat (40) bed pasien kelas 2. Sedangkan kamar rawat inap untuk kelas VVIP dan President Suite berada di lantai 4 dan 5. Lantai empat tersedia 18 tempat tidur untuk kelas VVIP dan dua kamar kelas President Suite. Sementara di lantai lima tersedia empat tempat tidur VVIP dan 12 kamar President Suite. (PKRS/MAS)

Alamat

Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kedung Taman, Kedungwaru, Kec. Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur 66223

Telp. (0355) 320119