Butuh panggilan darurat medis dan non-medis? Call PSC kabupaten Tulungagung di 0355-320119 atau gunakan aplikasi PSC 119 Kabupaten Tulungagung, download di sini

Saat Buang Air Kecil Kok Keluarnya Bercabang? Hati-hati Gejala Penyempitan Saluran Kencing

Saat Buang Air Kecil Kok Keluarnya Bercabang? Hati-hati Gejala Penyempitan Saluran Kencing

GEJALA saat buang air kecil, namun keluarnya bercabang pada laki-laki perlu diwaspadai. Soalnya hal itu kemungkinan adalah tanda-tanda awal penyempitan saluran kencing atau striktur uretra.

Dokter Spesialis Urologi RSUD Dr. Iskak Tulungagung dr. Anton Hermawan, Sp. U mengatakan selain air seninya saat keluar bercabang, gejala lainnya adalah kencingnya panas, sedikit-sedikit kencing, warna air kencingnya keruh.

”Kalau sudah parah maka tidak bisa kencing sama sekali,” kata dokter Anton saat acara talkshow dengan tema “Penyempitan Saluran Kencing” yang disiarkan langsung di YouTube, Facebook, Instagram RSUD dr. Iskak pada Kamis, 10 Juni 2021.

Sebelum menjelaskan lebih mendalam, dokter Anton mengatakan penyempitan saluran kencing terdiri dari penyempitan di ureter  atau saluran kencing bagian atas seperti ginjal, dan penyempitan di uretra yakni saluran kencing yang berada di bawah kandung kencing.

Dokter Anton mengatakan, penyempitan saluran kencing di uretra lebih sering ditemukan pada laki-laki, kalau perempuan sangat jarang. Hal ini disebabkan karena bentuk anatomi saluran kencinglaki-laki yang memanjang, sedangkan perempuan memiliki bentuk yang pendek.

Faktor penyebab penyempitan saluran kencing sangat beragam, seperti infeksi di saluran kencing, trauma atau kebentur/kecelakaan, patah tulang panggul berpengaruh ke saluran kencing, prosedur medis yang memasukkan alat seperti endoskop ke uretra, operasi medis yang dilakukan pada prostat.

”Penyakit seks menular, misalnya gonore atau kencing nanah, sifilis atau rajasinga juga bisa menyebabkan penyempitan,” terangnya.

Untuk penanganan medisnya bisa berupa metode bedah dan non-bedah. Hal itu tergantung pada tingkat keparahan yang dialami oleh si penderita.

Jika penanganan non-bedah yakni dilebarkan dengan bius lokal di saluran kencing tanpa dibedah, namun hal itu masih memungkinan saluran kencing mengalami penyempitan kembali atau infeksi yang berulang. Untuk operasi atau pembedahan dijalankan untuk penderita yang sudah cukup parah. Sementara itu, Dokter Spesialis Urologi RSUD Dr. Iskak Tulungagung dr. Anton Hermawan, Sp. U melakukan praktek di poli reguler pada hari Senin saja, sementara di poli eksekutif pada hari Senin dan Kamis. Setiap harinya, dokter Anton bekerja di rawat jalan bagian urologi. (PKRS/MAS)

Alamat

Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kedung Taman, Kedungwaru, Kec. Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur 66223

Telp. (0355) 320119