Butuh panggilan darurat medis dan non-medis? Call PSC kabupaten Tulungagung di 0355-320119 atau gunakan aplikasi PSC 119 Kabupaten Tulungagung, download di sini

Sehat Bugar Pun Bisa Terkena Serangan Jantung

Sehat Bugar Pun Bisa Terkena Serangan Jantung

TUBUH bugar tidak selalu menjadi jaminan seseorang bebas sama sekali dari risiko serangan jantung. Pola hidup dengan satu atau beberapa faktor risiko bisa menjadi pemicu terjadinya serangan jantung secara tiba-tiba, bahkan pada diri orang yang terlihat sehat walafiat di usia produktif sekalipun.

Sebagaimana penjelasan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah RSUD dr Iskak, dr. Adriawan, Sp. JP dalam sebuah acara talkshow interaktif dari ruang studio mini RSUD dr Iskak, serangan jantung itu bersifat akut. Jadi meskipun kondisi seseorang terlihat bugar namun tidak menutup kemungkinan bisa mengalami cardiac arrest (henti jantung mendadak).

Serangan jantung memang tidak bisa diprediksi kapan akan terjadi. Namun pada umumnya, seseorang yang terkena serangan jantung selalu disertai dengan faktor resiko pendukung. Misalnya perokok berat, peminum alkohol atau pemakai obat obatan terlarang, pola makan dan gaya hidup yang kurang sehat/tepat.

“Kini, kasus yang sering saya tangani kebanyakan pasien di usia lebih muda pada usia 30 sampai 40 tahunan. Kebanyakan kasus terkena serangan jantungnya disertai dengan faktor risiko atau penyebabnya,” katanya.

Fenomena serangan jantung sendiri disebut dr. Andriawan sebagai salah satu penyakit yang paling ditakuti oleh banyak orang, karena sifat serangannya yang acapkali tiba-tiba dan terkadang tanpa diiringi gejala yang menyolok. Serangan jantung bahkan menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia.

Terlebih saat ini, seiring dengan perkembangan zaman, kasus serangan jantung telah banyak mengalami perubahan. Penyakit yang tergolong kronis ini tidak hanya menyerang orang usia lanjut, dewasa, dan remaja saja, tetapi juga bisa menyerang bayi baru lahir serta anak-anak .

Berdasarkan hasil penelitian para ahli tenaga kesehatan, faktor penyebab kematian karena jantung pada usia muda sebanyak 4 persen itu disebabkan karena anatomi jantungnya sendiri dengan kecenderungan faktor genetik, kemudian 5 persen karena pembekuan darah dan 5 persen lainnya dikarenakan terdapat penyumbatan pembuluh darah atau akut koroner sindrom dari faktor resiko (efek samping) penguna alkohol, perokok, obat obatan terlarang.

“Dari hasil data penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor yang paling sering menjadi penyebab kematian karena anatomi kekentalan darah dan penyumbatan dari pembuluh darah sementara untuk usia muda dikarenakan faktor keturunan,” terangnya.

Sementara itu dari sisi jenis kelamin, statistik menunjukkan bahwa yang paling berisiko terkena serangan jantung adalah laki-laki, sedangkan perempuan paling banyak kasusnya pada usia lanjut.

“Sakit jantung memang karena faktor yang sudah lama proses dan kronis. Hal ini dipengaruhi oleh riwayat sebelumnya, pola dan gaya hidup kurang bagus sehingga jantung tidak terjaga dengan baik,” jelasnya.

Untuk menghindari atau meminimalkan risiko serangan jantung ini, tindakan pencegahan mandiri dapat dilakukan sejak dini.

Salah satunya dan yang terpenting adalah menjaga pola dan gaya hidup yang benar. Seperti mengonsumsi makanan sehat, menghindari minuman beralkohol atau obat obatan terlarang serta berolahraga rutin tapi tidak berberlebihan. Cukup tiga kali dalam 7 hari dengan durasi maksimal 60 menit.

“Semua orang memiliki faktor risiko terkena serangan jantung, akan tetapi sebenarnya dapat dicegah sejak dini,” terang dr. Andriawan.

Ada beberapa ciri atau tanda yang dapat dikenali untuk mengetahui seseorang terkena serangan jantung. Misalnya, dada sebelah kiri kadang kala memunculkan rasa nyeri disertai sesak napas, gampang lelah pada aktivitas berat, dan irama nafas menjadi kencang (tidak normal). Pun ketika beraktivitas lari lari atau naik tangga.

“Kita harus sama-sama menjaga jantung, gaya hidup yang baik, olahraga cukup, dan hindari stres supaya kita terhindar dari berbagai penyakit. Bila diperlukan selalu konsultasikan kesehatan jantung dengan ahlinya setiap 6 bulan sekali, bila tidak ada keluhan dan anda berumur 40 th ke atas” ujarnya.

Jika sahabat Iskak berencana melakukan konsultasi seputar kesehatan jantung secara langsung dengan ahlinya, sahabat bisa datang langsung di poliklinik jantung yang ada di RSUD dr Iskak. Jadwal periksa dokter dimulai hari Senin sampai Jumat.

Jam layanan mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB untuk hari Senin-Kamis, dan pukul 08.00 WIB – 11.00 WIB untuk hari Jumat.

Selain itu, anda juga bisa mendaftar melalui aplikasi Sistem Pendaftaran Online Tanpa Antri (Si-Poetri), atau call whatsapp dan/atau di 0823-3355-3066. (PKRS)

0 Komentar

Alamat

Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kedung Taman, Kedungwaru, Kec. Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur 66223

Telp. (0355) 320119