Butuh panggilan darurat medis dan non-medis? Call PSC kabupaten Tulungagung di 0355-320119 atau gunakan aplikasi PSC 119 Kabupaten Tulungagung, download di sini

Sekjen IDI: Seluruh Warga Indonesia Aman Jika Meniru Tulungagung

Sekjen IDI: Seluruh Warga Indonesia Aman Jika Meniru Tulungagung

Sekjen IDI meninjau ruang redzone IGD RSUD dr. Iskak

Sekjen IDI meninjau ruang redzone IGD RSUD dr. Iskak

Sekretaris Jenderal Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Pusat, dr. M. Adib Kumaidi, Sp.OT, angkat topi atas pengelolaan Unit Gawat Darurat RSUD dr Iskak Tulungagung. Jika seluruh rumah sakit bisa meniru, seluruh warga Indonesia dipastikan akan merasa aman.

Dalam kunjungannya di RSUD dr Iskak Tulungagung pagi tadi, dr. M. Adib Kumaidi, Sp.OT, melihat secara langsung proses pelayanan di Instalasi Gawat Darurat dan ruang pengendali Public Safety Centre (PSC). “Ini konsep yang sejak dulu kami cita-citakan,” kata Adib Kumaidi, Senin 6 Agustus 2018.

Adib Kumaidi mengatakan, organisasi IDI sejak lama mengharapkan direalisasikannya program PSC di seluruh Indonesia. Konsep ini bahkan telah dideklarasikan di Muktamar IDI VIII di Makasar untuk membentuk safety community yang mengintegrasikan IGD dan PSC. Sebab konsep safety community hanya bisa diterapkan jika layanan kegawatdaruratan dan sistem PSC yang mengintegrasikan semua unit rumah sakit, Kepolisian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, dan pemadam kebakaran sudah berjalan.

Seluruh konsep tersebut, menurut Adib Kumaidi, sudah terealisasi di Kabupaten Tulungagung. Di sini, masyarakat tak perlu lagi merisaukan soal layanan kesehatan dan ancaman situasi darurat. “Itu semua sudah diwujudkan di Tulungagung dan harus menjadi rujukan seluruh daerah di Indonesia,” katanya.

Satu hal lagi yang membuat Sekjen IDI ini geleng kepala adalah konsepsi layanan kesehatan tersebut justru lahir di daerah terpencil. Keberadaan Kabupaten Tulungagung yang jauh dari ibu kota ternyata bukan menjadi penghalang untuk membangun layanan kesehatan bertaraf internasional. Karena itu Adib Kumaidi menyatakan program ini patut dan wajib menjadi percontohan seluruh rumah sakit di Indonesia.

“Kami secara pribadi dan organisasi sangat bersyukur bisa menyaksikan langsung layanan IGD dan PSC di Tulungagung. Tentu berita ini akan kami sampaikan ke seluruh dokter di Indonesia agar ditiru,” katanya.

Kunjungan Sekjen IDI Pusat yang berlangsung tiga jam di RSUD dr Iskak Tulungagung ini telah membawa dampak positif bagi seluruh jajaran rumah sakit. Apresiasi yang diberikan IDI kepada kinerja rumah sakit tentu meningkatkan semangat kerja untuk terus berinovasi.

Direktur RSUD dr Iskak Tulungagung, dr Supriyanto Sp.B. FINACS, mengatakan layanan Instalasi Gawat Darurat dan Public Safety Centre di Tulungagung terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat. Bahkan saat ini RSUD dr Iskak telah meluncurkan layanan sindroma koroner akut terintegrasi (LASKAR) untuk menangani pasien serangan jantung. “Program ini masuk top 99 inovasi terbaik nasional,” kata dr Supriyanto.

LASKAR adalah pengembangan sistem PSC yang ditargetkan menurunkan angka kematian akibat serangan jantung. Peringatan WHO yang menyebut penyakit ini sebagai pembunuh nomor satu di dunia patut disikapi oleh masyarakat, terutama petugas medis rumah sakit.

Layanan penanganan jantung RSUD dr Iskak ini telah diakui oleh Perhimpunan Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah (PERKI) sebagai rumah sakit daerah dengan layanan jantung paling komprehensif. Bahkan tindakan pertolongan terhadap pasien jantung bisa dilakukan sejak di rumah, ambulan, dan IGD dengan kemampuan memasang ring jantung.

0 Komentar

Alamat

Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kedung Taman, Kedungwaru, Kec. Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur 66223

Telp. (0355) 320119