Butuh panggilan darurat medis dan non-medis? Call PSC kabupaten Tulungagung di 0355-320119 atau gunakan aplikasi PSC 119 Kabupaten Tulungagung, download di sini

Tangan Berkeringat Dingin. Benarkah ini Gejala Awal Penyakit Jantung?

Tangan Berkeringat Dingin. Benarkah ini Gejala Awal Penyakit Jantung?

MASYARAKAT awam seringkali menganggap fenomena munculnya keringat dingin di telapak tangan sebagai gejala awal penyakit jantung. Ternyata persepsi itu tidak sepenuhnya benar.

Tema ini menjadi ulasan dr. Adriawan Widya Nugraha, Sp. JP. Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah RSUD dr. Iskak Tulungagung saat mengisi talkshow interaktif yang digelar rutin tim PKRS RSUD dr. Iskak yang disiarkan secara live streaming di kanal resmi rumah sakit Pemkab Tulungagung itu di media sosial Youtube dan Facebook.

Menurut dia, kurangnya pengetahuan masyarakat umum tentang gejala fisik penyakit jantung seringkali menimbulkan kesalahpahaman.

Menurut dr. Adriawan, keluarnya keringat dingin pada tubuh manusia tidak selalu menjadi tanda tanda dari penyakit jantung.  Bisa saja ini sebagai fenomena hiperhidrosis.

“Menurut (teori) medis, hiperhidrosis artinya suatu kondisi ketika kelenjar keringat memproduksi keringat secara berlebihan di bagian tubuh tertentu atau di bagian telapak tangan. Apabila seseorang hanya merasakan keringat dingin tanpa dengan gejala tertentu belum bisa di pastikan bahwa itu dari reaksi penyakit jantung,” kata dr. Adriawan.

Lanjut dia, pandangan medis secara umum, beberapa gejala yang memungkinkan sebagai tanda dari gejala penyakit jantung. Misal, seseorang mengeluarkan keringat dingin berlebihan di bagian kaki dan tangan akan diikuti dengan gejala lainnya. Seperti rasa nyeri di dada sebelah kiri, sesak nafas, jantung terasa berdegub lebih kencang (detak jantung berlebihan).

“Apabila seseorang mengalami hal-hal yang mirip, kemungkinan gejala tersebut adalah penyakit jantung. Akan tetapi belum tentu juga. Sebelum diperiksa oleh ahlinya belum dapat disimpulkan karena setiap individu tidak memiliki gejala yang sama,” katanya.

Keluarnya keringat dingin atau hiperhidrosis pada dasarnya bisa disebabkan oleh dua faktor. Pertama hiperhidrosis primer. Yaitu gejala yang terjadi belum diketahui secara pasti akan tetapi dapat dilihat dari faktor genetik atau keturunan.

Kedua hiperhidrosis sekunder, yakni kondisi medis tertentu seperti serangan jantung, penyakit infeksi, kadar gula rendah dan sebagainya.

“Penyebab hiperdrosis primer pada umumnya terjadi pada telapak tangan, telapak kaki dan terkadang wajah. Sedangkan hiperhidrosis sekunder timbul hampir di seluruh bagian tubuh. Oleh sebab itu bagi masyarakat yang belum memahami secara medis sebaiknya jangan dulu cemas. Apabila mengalami hal yang sama segera hubungi ahlinya,” ujarnya.

Dalam serangkaian acara talk show interaktif itu, dr. Adriawan bersama tim PKRS RSUD dr Iskak juga memberikan tips penting cara sederhana mencegah serangan jantung. Yaitu dengan cara meningkatkan kualitas gaya hidup sehat, berolahraga secara teratur dan lebih sering mengkonsumsi makanan sehat.

“Seorang perokok sebaiknya (segera) berhenti (jika memiliki gejala penyakit jantung). Sebab (nikotin rokok) salah satu faktor pemicu yang dapat mengakibatkan gangguan pada saluran pompa jantung, sehingga kesehatan Jantung pastinya dapat berkurang,” terangnya.

Akan tetapi, jika seseorang yang sudah mempunyai penyakit Jantung, cara yang paling tepat untuk mengurangi risiko kesehatan pada jantung adalah dengan memeriksakan kesehatan secara rutin. Hal ini sangat penting mengingat untuk menentukan gejala penyakit jantung, maka harus dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Baru kemudian dokter akan memberikan resep yang sesuai dengan peruntukannya.

“Rutin berobat langkah yang tepat yang seharusnya dilakukan oleh seseorang yang sudah mempunyai penyakit jantung, apabila dokter memberikan obat harus di minum sampai habis agar kondisi kesehatan Jantung kembali normal,” tambahnya Sementara itu, dr. Adriawan juga mengimbau masyarakat Tulungagung dan sekitarnya apabila mengalami hal yang sama atau membutuhkan konsultasi kesehatan jantung dapat segera menghubungi panggilan kedaruratan medis di nomor hotline PSC-119 (0355 320-119 atau gunakan aplikasi PSC – 119 kabupaten Tulungagung. (*)

0 Komentar

Alamat

Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kedung Taman, Kedungwaru, Kec. Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur 66223

Telp. (0355) 320119