Butuh panggilan darurat medis dan non-medis? Call PSC kabupaten Tulungagung di 0355-320119 atau gunakan aplikasi PSC 119 Kabupaten Tulungagung, download di sini

Tips Memilih Produk Hand Sanitizer di Pasaran

Tips Memilih Produk Hand Sanitizer di Pasaran

HAND SANITIZER atau cairan pembersih tangan praktis beralkohol adalah salah satu yang banyak disebut di tengah upaya pencegahan virus corona jenis baru (COVID-19). Jika tak ada air bersih dan sabun antiseptik, maka kita bisa menggunakan hand sanitizer untuk membersihkan tangan dari kuman.

Isu higienitas tangan menjadi sangat penting mengingat tangan merupakan anggota tubuh yang paling sering jadi media penularan infeksi. Termasuk virus corona strain baru yang bisa disebut dengan istilah COVID-19 atau SARS-CoV-2.

Pada dasarnya kuman dan bakteri memang ada di mana-mana. Bisa di permukaan sandaran tunggu angkutan umum, di gagang pintu, atau juga perkakas rumah tangga.

Perwujudannya tak kasat mata, tapi kontak tangan dengan sumber-sumber penyakit tersebut sering terjadi. Karena itu penting untuk memastikan hand sanitizer yang Anda pakai ampuh membunuh kuman. Praktisi medis sebagaimana dikutip Medical Daily sepakat bahwa hand sanitizer yang dipakai haruslah yang mengandung alkohol.

Ahli Imunologi, Heather Moday mengungkapkan yang paling bagus adalah cairan pembersih tangan yang berbasis etil alkohol ataupun alkohol isopropil.

“Lebih bagus lagi kalau berasal dari sumber organik atau non-transgenik. Hand sanitizer dengan 60 persen atau lebih kandungan alkohol terbukti mengurangi dan membunuh sebagian besar bakteri dan virus,” jelas Moday, dikutip dari laman cnnindonesia.com..

Adapun hand sanitizer dengan kadar alkohol 70 persen adalah yang paling efektif.

Lalu bagaimana dengan kulit yang sensitif dengan alkohol?  Memang ada beberapa jenis kulit yang malah mengering ketika memakai hand sanitizer. Untuk mencegah itu, kita bisa mencari hand sanitizer yang mengandung pelembab atau moisturizers.

Selain itu, hal lain penting yang perlu diperhatikan adalah periksa komposisi atau kandungan bahan kimia dalam hand sanitizer yang akan dibeli.

Asal diketahui saja, bahwa salah satu senyawa kimia yang biasanya digunakan untuk produksi HZ adalah phthalates, yang merupakan pengganggu endokrin dan bisa mengakibatkan penurunan jumlah sperma – ini untuk penggunaan jangka waktu yang lama.

Adapun triclosan, adalah bahan lain yang efeknya masih dalam penyelidikan FDA. Bahan-bahan ini adalah pengganggu hormon dan berkaitan dengan resistensi antibiotik. Sebab efek penggunaan hand sanitizer bisa dicegah dengan meneliti komposisi sebelum membeli.

Namun, pada dasarnya tidak ada patokan aman dalam hal penggunaan HZ ini. Dokter Spesialis Kulit dan Kecantikan RSUD dr. Iskak dr. Sekar Lokasari, Sp. KK menyarankan agar setiap pengguna/calon pengguna jeli mengamati keaslian dan komposisi dalam produk HZ yang dibeli atau digunakan, agar ke depannya tidak menimbulkan permasalahan bagi kulit tangan.

Bagaimanapun, efek penggunaan hand sanitizer bisa dicegah dengan meneliti komposisi sebelum membeli. Berikut tiga hal yang harus diperhatikan saat memilih HZ di pasaran:

  1. Pilih yg sudah terdaftar/ memiliki izin edar
  2. HZ harus mengandung alkohol antara 70-95 persen.
  3. Kemasan tersegel
  4. Baca komposisi bahan kimia yang diunakan

Akan tetapi menggunakan HZ saja tidak cukup. Terutama bagi yang memiliki riwayat kuit sensitif. Harus diingat pula bahwa usia memengaruhi tingkat kerentanan kulit terhadap cairan HZ, terutama untuk kelompok geriatry dan anak kecil, sehingga manula tidak direkomendasikan menggunakan hand sanitizer demi menghindari risiko kerusakan jaringan kulit akibat iritasi alkohol secara berlebih.

Dan bagi mereka yang tetap memilih menggunakan HZ, dr. Sekar memberi tips khusus:

  1. Pastikan HZ asli.
  2. Lakukan protokol kesehatan, masker, jarak, cuci tangan.
  3. Oleskan pelembab seperlunya.
  4. Sesuaikan kebutuhan lingkungan dan pekerjaan. Misal sering berada di linkunga ber-AC, kulit mudah kering sehingga butuh pelembab.
  5. Untuk kulit kering sebaiknya menggunakan HZ cair.

“Bagaimanapun protokol kesehatan lebih utama, meski ada dampak risiko kulit kering. Dan kalau sensitif hand sanitizer, ya solusinya minimal cuci tangan pakai sabun dan air mengalir,” tutup Dokter Sekar. (PKRS/MDS)

0 Komentar

Alamat

Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kedung Taman, Kedungwaru, Kec. Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur 66223

Telp. (0355) 320119